Ini Alasan Mengapa Marah Bisa Memicu Sakit Kepala

doktersehat-gangguan-kepribadian-ambang
pic credit: petras gagilas

DokterSehat.Com– Jika kita cermati, saat kita sedang marah atau emosi karena sedang terjebak macet atau alasan lainnya, maka kita pun akan merasakan sakit kepala. Apakah ada kaitan antara emosi negatif dengan munculnya sakit kepala?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa sakit kepala memang bisa memberikan banyak dampak buruk bagi tubuh, termasuk menyebabkan sakit kepala. Saat kita marah, maka akan muncul tekanan pada fisik dan psikis kita sekaligus membuat otot-otot menjadi lebih tegang dan bekerja lebih keras dari sebelumnya.

Ada dua jenis sakit kepala yang bisa muncul saat kita sedang marah. Jenis sakit kepala pertama adalah yang membuat kepala dan bagian otot leher menjadi tegang dengan sensasi sakit yang menusuk. Selain itu, kita juga akan mengalami sensitifitas berlebihan pada cahaya dan suara. Sementara itu, jenis sakit kepala kedua yang akan dirasakan saat sedang marah adalah migrain atau sakit kepala sebelah. Sakit kepala jenis ini akan lebih menyiksa akibat dari tegangnya otot dan saraf leher. Tak hanya itu, kita juga akan merasakan denyutan yang cukup parah. Jika sampai hal ini terjadi, kita juga bisa mengalami sensasi mual atau penglihatan kabur.

Pakr kesehatan menyebutkan bahwa marah atau emosi memang bisa memberikan dampak bagi tubuh. Ada kecenderungan bahwa kita akan mengepalkan tangan dan merekatkan gigi saat marah. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang berada dalam mode ‘siap bertarung’ dan melepaskan hormon adrenalin dan kortisol. Kondisi ini akan membuat aliran darah meningkat pada otot sehingga membuatnya menjadi lebih tegang, meningkatkan tekanan darah, meningkatkan suhu tubuh, membuat nafas dan jantung berdenyut lebih cepat, dan memperbesar pupil mata. Meningkatnya tekanan darah ini diiringi dengan menyempitnya pembuluh darah yang tentu akan menurunkan oksigen menuju otak dan akhirnya memicu sakit kepala.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik