Ini Alasan Mengapa Makanan Panas Terasa Lebih Menggoda

makanan penyebab asam urat tinggi

DokterSehat.Com– Kebanyakan orang akan lebih memilih untuk mengambil nasi yang berasal dari magic com alih-alih nasi yang dingin. Tak hanya itu, kita juga akan langsung tergoda begitu melihat sayuran atau lauk lainnya yang baru saja dimasak jika dibandingkan dengan saat melihat makanan yang sudah dalam kondisi dingin. Sebenarnya, mengapa makanan panas terasa lebih menggoda dibandingkan dengan makanan dingin?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa makanan panas mampu memancarkan partikel dengan jumlah lebih banyak jika dibandingkan dengan makanan dingin. Alhasil, aroma dari makanan yang masih panas akan lebih kuat bagi indera penciuman kita. Sebagai contoh, aroma sate di pinggir jalan yang baru saja dibakar tentu akan lebih menggoda jika dibandingkan saat sate ini sudah dingin, bukan?

Tak hanya memancarkan aroma yang lebih kuat, makanan yang baru saja dimasak cenderung memiliki kalori dan nutrisi yang maksimal, suatu hal yang akan sulit kita dapatkan jika makanan masih dalam kondisi masih mentah. Otak kita ternyata bisa mendeteksi hal ini dan segera mengirimkan sinyal bahwa kita sangat membutuhkan kalori dan nutrisi yang masih maksimal tersebut sehingga akan membuat kita langsung tergoda saat melihat makanan yang masih panas. Selain itu, jika makanan panas kaya akan kandungan lemak, maka lemak yang kondisinya dekat dengan titik leleh ini akan cenderung lebih dicerna. Hal yang sama juga berlaku pada kandungan pati di dalam makanan panas.

Meskipun begitu, pakar kesehatan menyebutkan bahwa alasan paling kuat mengapa kita bisa lebih tertarik dengan makanan yang berada dalam kondisi panas adalah karena aroma seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Apakah kamu setuju dengan penjelasan para pakar di atas?

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik