Ini Alasan Mengapa Luka Terbuka Tidak Boleh Terkena Air

DokterSehat.Com– Saat kita memiliki luka terbuka, kita tentu akan diminta untuk berhati-hati dan sebisa mungkin jangan sampai luka ini sampai terkena air. Sebenarnya, apa sih alasan mengapa luka terbuka tidak boleh terkena air?

doktersehat-luka-jahitan

Pakar kesehatan menyebut luka terbuka sebagai kondisi dimana kulit tidak lagi menyatu dan jaringan di bawahnya akan terlihat. Alhasil, jaringan terbuka ini akan terpapar lingkungan luar secara langsung. Padahal, lingkungan luar ini bisa jadi sangat kotor dan akhirnya menyebabkan infeksi. Tak hanya membuat luka semakin lama untuk disembuhkan, adanya infeksi ini juga bisa saja memicu masalah yang jauh lebih serius.

Lantas, apa kaitannya dengan larangan untuk terkena air padahal setelah baru saja terluka kita akan langsung mencucinya dengan air mengalir? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa setelah luka diberi obat, ada baiknya kita menjaganya agar tidak sampai berada dalam kondisi lembab. Hal ini disebabkan oleh air atau kondisi lembab yang cenderung lebih disukai oleh bakteri atau kuman yang bisa saja memasuki jaringan dalam tubuh dan memicu infeksi. Jika hal ini terjadi, luka akan menjadi semakin parah atau membuat infeksi semakin menyebar. Selain itu, sel-sel tubuh akan menyerap air dan membuatnya menjadi membengkak dan kemudian pecah dan mati, bukannya memperbaiki diri.

Karena alasan inilah ada baiknya kita selalu menjaga luka terbuka agar tetap kering dan terhindari dari paparan bakteri dengan cara menutupnya dengan kasa. Selain itu, cobalah untuk mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang bisa mendukung proses penyembuhan luka seperti putih telur, daging tanpa lemak, susu rendah lemak, dan kacang panjang yang kaya akan protein dan asam amino. Selain itu, konsumsilah makanan yang kaya akan zat besi dan vitamin c. Hindarilah beberapa makanan yang kaya akan gula saat sedang mengalami luka terbuka karena akan memberikan pengaruh pada kadar kolagen pada kulit yang berperan besar pada proses penyembuhan luka.