Ini Alasan Mengapa Ibu Hamil Bisa Ngidam yang Aneh-Aneh

DokterSehat.Com – Tak hanya gangguan kehamilan morning sickness, ibu hamil juga kerap mengalami ngidam. Ngidam ini bisa berarti ibu ingin mengkonsumsi makanan atau memiliki keinginan tertentu yang sebaiknya dikabulkan. Tak hanya ingin makanan yang enak, cukup banyak ibu hamil yang ingin mengkonsumsi makanan yang aneh-aneh atau bahkan sulit untuk ditemukan. Sebenarnya, apa alasan dari munculnya keinginan ngidam yang aneh-aneh ini?

doktersehat-ibu-hamil-kehamilan-makan-bergizi

Kebanyakan orang tua akan berkata jika keinginan ngidam ini dipengaruhi oleh bawaan bayi di dalam kandungan. Namun, menurut pakar kesehatan, hal ini sebenarnya disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah karena perubahan hormon yang signifikan saat hamil. Karena adanya perubahan hormon ini, maka tubuh ibu hamil akan mengalami ketidakseimbangan neurologi dan biologi. Hormon yang aktif saat hamil ternyata juga akan berpengaruh besar pada indera penciuman dan indera perasa pada ibu sehingga mereka pun akan mengalami perubahan nafsu makan atau pola makan dengan signifikan.

Sebagian pakar kesehatan menyebutkan jika keinginan ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan tertentu ternyata disebabkan oleh tubuh yang membutuhkan asupan vitamin atau mineral tertentu demi mendukung perkembangan dan kesehatan janin di dalam kandungan. Kebutuhan akan nutrisi itulah yang mempengaruhi nafsu makan ibu hamil. Tak hanya itu, ada kecenderungan ibu hamil untuk menjadi lebih sensitif pada rasa atau bau makanan tertentu sebagai bentuk mekanisme keamanan diri menghindari makanan-makanan yang dianggap kurang baik atau berbahaya bagi kesehatan janinnya.

Yang menjadi masalah adalah, ada sebagian ibu hamil yang menuruti keinginan ngidamnya dan justru melupakan pola makan yang sehat. Sebagai contoh, ibu hanya ingin mengkonsumsi buah mangga terus-terusan tanpa mengkonsumsi makanan lainnya. Padahal, hal ini tentu bisa membuat janin kekurangan nutrisi yang sangat penting bagi perkembangan dan kesehatannya. Jika hal ini terjadi, ada baiknya ibu hamil meminta saran pada dokter kandungan atau bidan untuk mendapatkan solusi yang tepat.