Ini Alasan Mengapa Cuaca Panas Bisa Membuat Kita Lebih Mudah Emosi dan Marah

DokterSehat.Com– Pernahkah anda merasakan sensasi mudah marah dan emosi saat cuaca di siang hari sangat terik dan panas? Pakar kesehatan ternyata menyebutkan bahwa suhu udara yang panas memang bisa mempengaruhi emosi kita. Bahkan, sebuah penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan dari University of California menyebutkan bahwa peningkatan suhu udara menjadi lebih panas berbanding lurus dengan peningkatan angka kekerasan dan kriminalitas di berbagai tempat.

doktersehat-panas-malam-hari-hot-flashes-menopause

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa suhu panas memang bisa mempengaruhi reaksi psikologis seseorang. Hal ini akan membuat suhu tubuh juga ikut meningkat dan akhirnya berimbas pada meningkatnya detak jantung, hormon testosterone, serta reaksi metabolik yang akan memicu saraf simpatik yang akan membuat seseorang berada dalam metode siap untuk melawan atau bertarung.

Saat suhu udara meningkat, kita akan merasa tubuh terasa sangat tidak nyaman. Berbeda dengan suhu dingin yang bisa dengan mudah diatasi dengan memakai pakaian yang hangat atau lebih tebal, suhu udara yang panas cenderung sulit untuk diatasi.  Rasa tidak nyaman ini ternyata juga memberikan tekanan tersendiri pada tubuh dan pikiran yang akhirnya membuat kita lebih mudah emosi dan ingin melampiaskan rasa tidak nyaman ini pada tubuh.

Jika kita mulai merasakan emosi dan suasana hati yang tidak baik saat cuaca panas, pakar kesehatan menyarankan kita untuk lebih banyak mengkonsumsi air putih, memakai pakaian yang cenderung tipis, menyerap panas, dan nyaman, memperbanyak asupan sayuran yang kaya akan kadar air, dan banyak beristirahat. Selain itu, cobalah untuk tidak beraktifitas di luar ruangan saat cahaya matahari sedang panas dan terik, khususnya pada jam 11 siang hingga jam 3 sore dan tetap berada di tempat yang sejuk atau memiliki pendingin ruangan. Jika perlu, kita juga bisa mandi untuk membuat tubuh terasa lebih segar dan dingin.