Ini Alasan mengapa Bekas Gigitan Nyamuk Sebaiknya Jangan Digaruk

DokterSehat.Com– Salah satu kerugian yang kita dapatkan karena tinggal di negara beriklim tropis adalah banyaknya serangga seperti nyamuk yang kerap menggigit kita. Tak hanya itu, kecenderungan kita untuk berkeringat karena panasnya suhu udara ternyata juga bisa dengan mudah mengundang perhatian nyamuk.

doktersehat-nyamuk-malaria

Tak hanya menyebabkan kulit bentol-bentol, gigitan nyamuk ternyata juga bisa menyebabkan rasa gatal yang baru akan terasa lega jika digaruk. Menurut pakar kesehatan Jorge Parada, MD yang berasal dari National Pest Management Association, saat nyamuk menggigit kita, moncongnya yang mirip dengan sedotan panjang ini akan menusuk kulit. Tak hanya menghisap darah, moncong ini juga akan memasukkan semacam cairan ludah ke dalam kulit. Sayangnya, cairan ini ternyata kaya akan protein yang dianggap tubuh kita sebagai benda asing. Sistem imun kita pun akan langsung bereaksi dengan benda asing terebut dengan cara melepaskan histamine, semacam senyawa untuk melindungi tubuh dari paparan benda asing pada gigitan nyamuk ini. Hal inilah yang membuat kulit bentol dan terasa lebih gatal.

Yang menarik adalah, pakar kesehatan Jennifer Haley, MD menganggap rasa gatal ini sebagai pertanda bahwa sistem imun kita dalam kondisi yang baik karena jika sistem imun kita sedang menurun, maka gigitan nyamuk tidak akan terasa.

Dheeraj Taranath, DO yang berasal dari MedExpress menyarankan kita untuk tidak menggaruk bekas gigitan serangga yang terasa gatal. Jika kita melakukannya, kita jusru hanya akan merangsang cairan ludah ini dan akhirnya membuat respons histamin meningkat sehingga membuat bentol atau gatal-gatal semakin parah. Tak hanya itu, hal ini akan membuat kulit bisa saja terluka dan jika hal ini terjadi, maka kita pun lebih beresiko terkena paparan bakteri yang bisa memicu infeksi.

Alih-alih menggaruknya, Taranath menyarankan kita untuk menggosok kulit yang gatal ini dengan telapak tangan saja atau mencuci bagian kulit yang digigit nyamuk dengan air dan sabun demi menurunkan rasa gatal dan menghilangkan bakteri pada area tersebut.