Ini Alasan Mengapa Bayi Sebaiknya Tidak Melewatkan Fase Merangkak

DokterSehat.Com– Cukup banyak orang tua yang berharap bayinya bisa segera berdiri atau berjalan meskipun baru saja bisa merangkak. Bagi orang tua, anak yang bisa segera berdiri atau berjalan sebagai anak yang cerdas dan hebat. Padahal, menurut pakar kesehatan, ada baiknya orang tua bersabar terlebih dahulu menikmati fase bayi yang sedang merangkak.



Tahukah anda jika merangkak ternyata adalah fase paling penting dari tumbuh kembang bayi? Biasanya, fase ini berlangsung pada saat usianya 7 hingga 8 bulan. Awalnya, bayi mulai berusaha untuk menopang tubuhnya sendiri dengan tangan dan lutut. Lama kelamaan, bayi akan mulai bergerak maju atau mundur untuk merangkak.

Tak disangka, di fase inilah keseimbangan, konsentrasi, dan berbagai perkembangan yang sangat penting bagi bayi terjadi. Apa sajakah pentingnya fase merangkak bagi bayi?

Perkembangan motorik
Saat merangkak, bayi akan mengalami peningkatan kemampuan motorik kasar dan halus, keseimbangan tubuh, kekuatan serta koordinasi mata dan tangan. Hal ini bisa sangat bermanfaat baginya saat mulai belajar berjalan, berlari, menulis, melempar bola, dan lain sebagainya.

Perkembangan visual
Merangkak ternyata bisa melatih anak dalam melihat benda yang jauh. Jika mereka tertarik, mereka akan berusaha untuk meraihnya dengan koordinasi mata dan tangan. Saat besar nanti, hal ini bisa bermanfaat saat anak mulai berkendara baik itu kendaraan sederhana seperti sepeda atau bahkan kendaraan bermotor.

Perkembangan mental
Merangkak akan melatih kinerja otak kanan dan otak kiri agar bisa saling berkoordinasi. Tak hanya melatih kecerdasan, hal ini ternyata bisa bermanfaat bagi perkembangan mental, khususnya dalam hal kepercayaan diri.

Kekuatan fisik
Merangkak membuat fisik bayi semakin kuat karena Ia melatih kekuatan menopang tubuh sekaligus koordinasi dalam menggerakkan tangan dan kaki. Setelahnya, bayi akan mulai menarik benda-benda atau perabotan dan berusaha berdiri sehingga akan membuat tubuhnya menjadi semakin kuat sebelum benar-benar bisa berjalan.