Ini Alasan Mengapa Banyak Suami yang Takut Dengan Istrinya

DokterSehat.Com– Meskipun sering dianggap sebagai guyonan saja, dalam realitanya ada cukup banyak suami yang benar-benar takut dengan suaminya. Saat ingin pergi ke suatu tempat bersama dengan temannya misalnya, Ia baru akan memutuskan untuk pergi jika istrinya mengijinkannya. Yang cukup aneh adalah, banyak pria yang sebenarnya sukses di dunia kerja atau memiliki jabatan yang disegani banyak orang yang ternyata cenderung lebih suka mengalah dengan istrinya. Apa yang menyebabkan fenomena ini?

doktersehat-couple-pasangan-masalah-klamidia

Malas adu pendapat
Penyebab utama mengapa ada suami yang takut dengan istri adalah sifat dasar pria yang malas beradu pendapat. Mereka cenderung malas berdebat saat mengemukakan suatu pendapat. Bagi mereka, lebih baik diam saja daripada nanti akan dihujani terlalu banyak pertanyaan yang membuat pria menjadi bingung. Dengan memilih untuk bersikap diam dan menurut pada pendapat atau keinginan istrinya, maka rumah tangga pun menjadi tenang dan terhindar dari omelan istrinya.

Tidak mendapatkan solusi
Banyak suami yang memilih diam dan tidak bercerita tentang berbagai permasalahan yang sedang dihadapi karena berpikir jika saat bercerita, mereka justru akan diinterogasi oleh istrinya yang sangat ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Hal ini justru akan membuat mereka lebih kebingungan saat menjawabnya dan tidak mendapatkan solusi akan permasalahannya.

Di rumah, istri nomor satu
Meskipun suami adalah kepala keluarga, dalam realitanya istri adalah nomor satu di rumah. Apalagi dengan sifat pria yang terkadang lupa atau ceroboh akan beberapa hal rumah tangga yang membuat istri bisa saja kesal atau marah. Hal inilah yang membuat mereka memilih untuk diam saja dan mengalah dengan istrinya.

Banyak aturan di rumah tangga
Ada sebagian istri yang menerapkan banyak aturan bagi suaminya. Sebagai contoh, suami harus pulang jam berapa setiap hari atau saat minggu tidak boleh keluar rumah dan menemani anak istri saja. Hal ini ternyata bisa menurunkan rasa percaya diri suami sebagai kepala rumah tangga dan membuatnya cenderung pasrah saja dengan apapun permintaan istrinya.