Ini Alasan Mengapa Anda Harus Berhenti Melihat Video Porno Sekarang Juga

DokterSehat.Com– Bagi sebagian orang, video porno adalah salah satu cara yang praktis untuk dilakukan demi memuaskan nafsu birahi. Yang menjadi masalah adalah, video porno bisa menyebabkan kecanduan yang pada akhirnya bisa merembet pada munculnya beberapa masalah. Berikut adalah dampak dari kecanduan menonton video porno yang sangat buruk tersebut.

doktersehat-game-kecanduan-pria-kelainan-porno-tv-malas-beresiko-kematian-nonton

Memicu gangguan seksual
Tahukah anda jika kecanduan video porno dan seringnya melakukan masturbasi saat menontonnya ternyata bisa memicu disfungsi ereksi? Kebiasaan ini ternyata bisa membuat otak pria lebih terbiasa untuk mempertahankan ereksinya dengan baik saat melakukan masturbasi atau menonton video porno alih-alih saat benar-benar berhubungan intim dengan pasangannya. Jika hal ini terus terjadi, dikhawatirkan kehidupan seksualnya akan bermasalah.

Menguras energi
Menonton video porno ternyata bisa berdampak buruk pada terkurasnya energi hanya untuk melakukan masturbasi. Jika hal ini kerap dilakukan, maka stamina kita akan semakin memburuk dan kita justru akan semakin loyo saat melakukan hubungan intim.

Memperburuk hubungan dengan psangan
Banyak orang yang kecanduan video porno pada akhirnya berekspektasi terlalu tinggi dengan kehidupan seksualnya. Hal ini bisa memicu kekecewaan saat melakukannya dengan pasangannya. Yang menjadi masalah adalah, hal ini bisa berpengaruh buruk bagi hubungan pasangan tersebut.

Menurunkan kepercayaan diri
Mereka yang kecanduan video porno dan kerap bermasturbasi saat menontonnya cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah. Seringnya mereka melakukannya bisa jadi disebabkan oleh tidak puasnya dengan kondisi dirinya sendiri sehingga mencari pelampiasan untuk rasa tidak puas tersebut. Yang menjadi masalah adalah, semakin sering mereka melakukannya, semakin menurun pula kepercayaan dirinya.

Kesulitan mengendalikan diri
Terlalu sering melihat video porno bisa membuat kita kesulitan untuk mengendalikan diri karena pikiran kita kerap dipenuhi oleh hal-hal yang berbau pornografi. Padahal, ada banyak hal lain yang jauh lebih menyenangkan atau berguna untuk dipikirkan dan dilakukan.