Ini Alasan Mengapa Anak Sebaiknya Menghindari Jajanan yang Kaya Kandungan MSG

DokterSehat.Com – Monosodium glutamate atau yang kerap kita kenal sebagai MSG adalah salah satu bahan yang cukup sering ditambahkan pada berbagai makanan kemasan atau makanan olahan dari pabrik-pabrik. Cukup banyak jajanan yang disukai oleh anak-anak yang ternyata juga mengandung MSG ini. Dengan adanya MSG, maka rasa jajanan ini menjadi lebih gurih dan nikmat sehingga anak-anak pun bisa ketagihan. Sayangnya, dibalik rasa nikmat yang disebabkan oleh MSG ini, ada cukup banyak bahaya yang bisa menyerang kesehatan anak-anak jika terlalu sering mengkonsumsinya.

doktersehat-keripik-junk-food

Pakar kesehatan gizi yang berasal dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II yang bernama dr. Marudut, MPS, menyarankan orang tua untuk tidak mudah mengenalkan makanan yang mengandung MSG tambahan sejak dini. Jika hal ini terjadi, dikhawatirkan anak-anak terlanjur menyukai makanan yang terasa gurih dan justru menganggap makanan-makanan lain menjadi terasa tidak enak. Padahal, di usia anak-anak inilah mereka seharusnya mendapatkan asupan gizi yang seimbang yang berasal dari berbagai makanan yang memiliki variasi rasa.

Banyak kasus dimana anak-anak yang sudah diperkenalkan dengan makanan dengan kandungan MSG akhirnya justru lebih menyukai makanan-makanan yang gurih dan tidak sehat dibandingkan dengan sayuran atau buah-buahan. Alasannya? Apalagi kalau bukan rasa dari sayuran dan buah-buahan yang tidak seenak makanan ber-MSG tersebut. Padahal, jika anak hanya mau mengkonsumsi makanan yang gurih-gurih saja namun tidak sehat ini, dikhawatirkan Ia akan mengalami masalah dalam pertumbuhan, kecerdasan, hingga kesehatannya.

Sebenarnya, penggunaan MSG yang tidak berlebihan masih diperbolehkan bagi kesehatan anak-anak sehingga orang tua yang memakai penyedap rasa di dalam makanan tidak perlu khawatir akan dampak kesehatannya. Namun, ada baiknya memang orang tua tidak terlalu sering memberikan jajanan yang kaya MSG karena hal ini bisa membuat anak mengkonsumsi MSG terlalu berlebihan.