Ini Alasan Kurang Tidur Memicu Masalah Kantung Mata

DokterSehat.Com – Karena berbagai kesibukan atau mengalami gangguan tidur, kita bisa saja kekurangan waktu tidur yang berkualitas sehingga memicu munculnya kantung mata. Adanya kantung mata ini tentu akan membuat penampilan wajah kita menjadi lebih lelah dan kusam sehingga terlihat tidak segar. Sebenarnya, bagaimanakah cara kurang tidur menimbulkan masalah kantung mata ini?

doktersehat-minyak-kemiri-eyebrow-tebal-alis-mata-alergi

Pakar kesehatan kulit dr. Carol Clinton yang berasal dari Timeless Skin Solutions dari Dublin Irlandia, menyebutkan jika ada banyak sekali penyebab munculnya kantung mata. Menurut beliau, faktor genetik atau bahkan faktor kebiasaan layaknya pola makan bisa menjadi pemicunya. Dr. Clinton berkata jika faktor genetik memang memiliki peran paling besar karena andai Ia memang berasal dari keluarga yang memiliki kulit cenderung pucat atau tipis, maka kantung mata akan sangat mudah terbentuk andai kekurangan waktu tidur.

Karena kekurangan waktu istirahat, mengalami kelelahan, atau bahkan terkena stres yang cukup berat, sirkulasi darah di sekitar mata juga akan ikut melambat. Alhasil, ada darah yang terkumpul pada area tersebut dan memicu munculnya kantung mata. Selain itu, tipisnya pembuluh darah atau kapilaris pada area tersebut juga bisa mengalami peregangan atau bahkan kebocoran sehingga muncullah lingkaran hitam pada sekitar mata.

Sebagian orang lain ternyata juga cenderung rentan terkena sublukasi, masalah pergerakan lemak pada bawah bagian bola mata. Andai hal ini terjadi, maka lemak akan maju ke depan sehingga kantung mata pun terlihat sangat menonjol. Sayangnya, mereka yang mudah terkena sublukasi ini tidak perlu mengalami masalah kurang tidur untuk mengalaminya karena memang Ia berasal dari keturunan keluarga yang rentan mengalaminya.

Penyebab lain pemicu mudahnya kantung mata muncul adalah kebiasan mengkonsumsi makanan asin yang akan membuat tubuh lebih banyak menahan air. Selain itu, kebiasaan mengucek mata saat gatal juga bisa memicu kebocoran pada kapilaris sehingga akan menimbulkan kantung mata.