Ingin Terbebas Dari Serangan Jantung? Cobalah Memelihara Kucing

DokterSehat.Com – Belakangan ini, kucing kerap dianggap sebagai hewan yang kurang cocok untuk dipelihara. Hal ini dikarenakan adanya kasus dimana kucing membawa virus toksoplasma yang bisa memicu kelahiran bayi yang tidak sehat. Padahal, andai kucing dipelihara dengan baik dan kerap dibersihkan tubuhnya, maka resiko mendapatkan masalah toksoplasma akan menurun dengan signifikan. Pakar kesehatan menyebutkan jika memelihara kucing bisa membuat kita menghilangkan kadar stress, apalagi jika kucing kita sangat mudah untuk dibelai atau bahkan kerap melakukan hal-hal yang lucu. Namun, sebuah penelitian terbaru menunjukkan fakta menarik dimana dengan memelihara kucing, kita akan terhindar dari serangan jantung.

doktersehat-kucing-jantung

Penelitian yang dilakukan di University of Minnesota, Amerika Serikat, ini menunjukkan fakta dimana mereka yang memelihara kucing akan cenderung menurunkan resiko terkena serangan jantung hingga 30 persen. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Pakar kesehatan menyebutkan jika kucing adalah hewan peliharaan yang cenderung memiliki tingkah laku dan rupa fisik yang berbeda dari hewan peliharaan lainnya. Dengan membelai kucing saja, kita bisa membuat berbagai pikiran negatif dan stress segera menghilang dari dalam kepala. Padahal, dengan memelihara kucing, kita akan cenderung sering membelai bulu-bulu lembutnya. Selain stress yang semakin mereda, tubuh kita juga akan melepaskan banyak hormon oksitosin yang memang mampu menurunkan kadar stress dengan signifikan sekaligus menurunkan tekanan darah dengan signifikan.

Dengan tekanan darah yang normal, maka resiko untuk mendapatkan serangan jantung niscaya juga akan menurun. Hanya saja, pastikan pula bahwa kucing yang kita belai adalah kucing yang sehat dan bersih bulunya sehingga kita tidak akan tertular penyakit. Jangan sembarangan membelai kucing liar, apalagi yang tinggal di lingkungan yang kotor atau di jalan raya karena dikhawatirkan akan membawa penyakit-penyakit berbahaya bagi tubuh kita.