Ingin Subur Gunakan Celana Boxer

DokterSehat.Com – Untuk pakaian dalam, umumnya pria masih memilih menggunakan celana dalam dibandingkan celana boxer. Padahal, sejumlah penelitian menganjurkan agar pria memilih celana boxer ketimbang celana dalam. Ini karena celana boxer diklaim mampu membuat pria menjadi lebih subur.
Berikut manfaat bagi tubuh pria ketika mereka menggunakan boxer :

8

• Suhu
Mungkin Anda belum tahu bahwa testis membutuhkan suhu yang lebih dingin daripada suhu tubuh Anda. Ketika Anda menggunakan celana biasa, suhu di sekitar testis lebih hangat. Sedangkan, bila Anda menggunakan boxer, suhu di sekitar testis jauh lebih dingin. Suhu testis dianggap penting karena sangat berkaitan dengan jumlah sperma yang dihasilkan.

• Jumlah sperma
Supaya testis dapat menghasilkan sperma yang berkualitas, suhu testis harus lebih dingin daripada suhu tubuh normal. Ketika suhu di sekitar testis hangat, produksi sperma akan terhambat. Sebaliknya, ketika suhu di sekitar testis dingin, testis akan menghasilkan jumlah sperma yang lebih banyak dan tidak akan mengalami penurunan jumlah. Ini menjadi salah satu alasan mengapa Anda dianjurkan menggunakan boxer ketimbang celana biasa.

• Aliran darah yang berlebihan
Ketika Anda menggunakan celana biasa, testis Anda menjadi terbatas pada ruangan kecil. Akibatnya, suhu di sekitar testis menjadi hangat dan mengakibatkan darah mengalir lebih banyak ke daerah genital tanpa ada alasan yang jelas. Hal ini akan menyebabkan pembuluh darah testis membesar. Selain itu, kecepatan dan motilitas sperma juga akan berkurang ketika Anda mengenakan celana biasa.

• Infertilitas
Infertilitas adalah istilah lain dari ketidaksuburan. Ini menjadi salah satu faktor penting bagi seorang pria. Jika Anda mengenakan celana biasa, suhu skrotum tidak akan naik namun tetap menghasilkan sperma. Selain itu, produksi dan pergerakan sperma juga akan terhambat. Hal ini akan mempengaruhi kesuburan dari seorang pria. Namun, bila Anda mengenakan boxer, risiko penurunan jumlah sperma dan infertilitas dapat diminimalisir.

Baca Juga:  Mengapa Kutil Kelamin Bisa Tumbuh?

BACA JUGA : Bunda, Vaksin Untuk Ibu Hamil Ternyata Sangat Penting