Ingin Mentato Tubuh? Kenali Efek Samping yang Aneh Ini Dulu

DokterSehat.Com– Karena semakin banyak pesohor yang merajah tubuhnya dengan tato, cukup banyak orang yang kini juga ingin memiliki tato pada tubuhnya. Tato sendiri dianggap sebagai salah satu ekspresi seni atau jiwa yang bisa membuat seseorang merasa lebih keren atau percaya diri. Sayangnya, pakar kesehatan menyebutkan bahwa mentato tubuh memiliki beberapa resiko dan efek samping tersendiri seperti yang dijabarkan oleh penelitian terbaru ini.



Adalah penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan dari Alma College yang bertempat di Michigan, Amerika Serikat, yang menghasilkan fakta tentang efek samping aneh yang akan didapatkan jika seseorang mentato tubuhnya. Efek samping tersebut adalah mengubah cara kulit berkeringat.

Dalam penelitian ini, 10 pria yang berada dalam kondisi sehat namun memiliki tato di satu bagian tubuhnya dilibatkan. Para pria ini kemudian dicek kondisi kulitnya untuk mengetahui apakah ada perbedaan cara kulit yang tidak ditato dan yang telah ditato dalam berkeringat. Untuk mengetahuinya, para peneliti kemudian memakai semacam plester kimia yang bisa membuat kulit mengeluarkan keringat sekaligus mengukur kadar sodium pada keringat tersebut. Plester tersebut kemudian diganti dengan plester dengan jenis yang berbeda yang bisa menyerap keringat untuk mengetahui seberapa banyak keringat diproduksi dari kulit yang bertato dan yang tidak.

Hasilnya adalah, tato ternyata membuat kulit cenderung memproduksi keringat dalam jumlah yang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan kulit yang tidak ditato. Namun, mereka yang bertato cenderung mengeluarkan sodium lebih banyak pada keringat tersebut. Mengingat keringat bisa mengendalikan suhu tubuh, maka dikhawatirkan produksi keringat yang tidak cukup karena tato ini bisa membuat suhu tubuh terlalu panas dan akhirnya memicu heat stroke yang bisa membuat seseorang kehilangan kesadaran. Tak hanya itu, tubuh mereka yang bertato juga akan kehilangan lebih banyak sodium sehingga akhirnya lebih mudah mengalami dehidrasi.

Baca Juga:  Ingin Memakai Tato Temporer? Ada Resiko Kesehatannya, Lho

Para peneliti sendiri menyebut jika efek samping ini akan bersifat permanen sebagaimana tato yang memang bisa bertahan pada kulit selamanya.