Ingin Menjaga Ketajaman Otak? Mulailah Rajin Menulis

DokterSehat.Com – Kemajuan teknologi tidak selalu memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Tak percaya? Kini telah banyak pakar kesehatan yang menyerukan berbahayanya penggunaan komputer atau gadget yang terlalu lama karena bisa membuat kesehatan tubuh terganggu. Bahkan, sebuah penelitian terbaru menunjukkan fakta dimana manusia modern akan cenderung semakin kehilangan kemampuan menulis karena lebih ingin membaca berbagai tulisan yang ada di internet. Padahal, dengan menulislah kita bisa membuat ketajaman otak kita tetap terjaga.

doktersehat-orangtua

Penelitian yang dilakukan di kota Los Angeles, California, Amerika Serikat dan dikalukan oleh Princeton University adan California University ini menemukan fakta dimana mereka yang cenderung menulis berbagai hal dengan pena dan buku akan jauh lebih baik dalam menyerap informasi, menyimpan memori dengan lebih baik, dan mengeluarkan ide-ide brilian yang baru jika dibandingkan dengan yang jarang menulis, bahkan yang hanya menulis dengan mengetik pada komputer.

Dengan menulis memakai pena dan kertas, kita ternyata bisa memancing fungsi otak untuk tetap dalam mode belajar sehingga akan cenderung lebih tajam dari biasanya. Menurut salah satu ahli kesehatan psikolog kognitif dari Harvard University, Michel Friedman bahkan berkata jika dengan menulis tangan, banyak organ tubuh yang menjadi dinamis dan otak pun akan cenderung lebih baik dalam memproses ulang berbagai hal yang terlihat pada pikiran kita. Sayangnya, karena mengetik dengan komputer akan memudahkan menulis dan membuatnya lebih cepat selesai, kita justru akan semakin membuat fungsi otak menjadi menurun.

Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Educational Psychology menyebutkan jika mahasiswa pada Washington University akan cenderung lebih baik dalam mengingat pelajaran jika menulis semuanya dengan tangan. Sebaliknya, para mahasiswa yang memakai teknologi akan cenderung lebih mudah lupa pada berbagai hal yang telah dipelajari, bahkan yang baru saja disampaikan kurang dari 24 jam sebelumnya. Dengan menulis pada catatan tangan, pakar kesehatan meyakini jika cara berpikir seseorang akan jauh lebih intens, lebih teliti, dan membuat memori otak pun tetap dalam kondisi yang sehat.