Ingatlah Selalu Untuk Melihat Label Makanan Sebelum Dibeli

DokterSehat.Com – Jika kita mau menyadari, kita hampir sama sekali tidak membaca label kemasan yang terdapat pada makanan kemasan yang tersedia di pasaran. Alih-alih mengeeck informasi nilai gizi dan keterangan lainnya, kita justru akan lebih melihat nama produk, rasa, hingga harga dari produk tersebut. Badan Pengawas Obat dan Makanan menyebutkan jika sebagian besar masyarakat Indonesia hanyalah melihat label halal, nama produk, hingga tanggal kadaluarsa tanpa melihat informasi nilai gizi sama sekali karena dianggap tidak terlalu penting. Padahal, jika kita sembarangan membeli makanan kemasan yang memiliki banyak kandungan makanan tertentu, maka kita pun akan beresiko mendapatkan beberapa penyakit berbahaya.

3664699429_c48a84eff1_b

Banyak sekali makanan kemasan yang mengandung bahan gula, lemak, hingga garam yang cukup tinggi. Mengkonsumsi sedikit makanan yang kaya akan kandungan-kandungan tersebut mungkin saja masih bisa ditolerir oleh tubuh. Hanya saja, jika kita telah kecanduan produk makanan kemasan tersebut dan mengkonsumsinya secara berlebihan, kesehatan tubuh tentu akan beresiko mendapatkan berbagai gangguan penyakit, bukan?

Pakar kesehatan berkata jika kita harus mengetahui batasan dari konsumsi kandungan makanan dalam sehari. Sebagai contoh, dalam sehari kita sebaiknya membatasi asupan gula hingga 4 sendok makan atau 50 gram saja, sementara itu, kandungan garam maksimal yang kita konsumi sebaiknya hanya 5 gram atau 1 sendok teh saja. Selain itu, kandungan lemak maksimal dalam sehari yang kita konsumsi tidak melebihi 67 gram atau sekitar 5 sendok makan.

Jika kita tidak melihat informasi nilai gizi sama sekali, bisa jadi kita akan mengkonsumsi kandungan makanan secara berlebihan dan beresiko mendapatkan penyakit berbahaya layaknya diabetes, hipertensi, penyakit jantung dan juga stroke. Adanya label informasi nilai gizi diharapkan bisa menjadi pedoman kita untuk pandai-pandai membatasi asupan kandungan makanan agar tidak berlebihan dan membuat kita menjadi lebih bijak dalam menjaga kesehatan tubuh.