Infeksi Jamur Candidiasis – Ulasan Singkat

Infeksi jamur adalah peradangan akibat pertumbuhan berlebih dari jamur di dalam tubuh. Candidiasis sejauh ini adalah jenis infeksi jamur yang paling sering. Ada lebih dari 20 spesies Candida, yang paling banyak adalah Candida albicans. Jamur ini hidup di semua permukaan tubuh kita. Dalam kondisi tertentu, mereka bisa menjadi begitu banyak sehingga menyebabkan infeksi, terutama di area yang hangat dan lembab. Contoh infeksi tersebut adalah infeksi jamur vagina, sariawan (infeksi jaringan rongga mulut), kulit, ruam popok, infeksi di payudara yang besar, dan infeksi kuku.

doktersehat-muka-wajah-lidah-sariawan

  • Infeksi Candida umumnya terjadi di daerah lembab, seperti ketiak. Biasanya kulit Anda efektif untuk menghalangi infeksi jamur, namun setiap kerusakan atau penurunan kondisi pada kulit (seperti kulit kering) memungkinkan organisme ini untuk menembus.
  • Daerah yang terkena dampak dari jamur khas pada bayi meliputi daerah mulut dan popok.
  • Infeksi jamur vagina, yang merupakan bentuk paling umum dari vaginitis sering disebut sebagai Candidiasis vagina.

Pada orang dewasa, infeksi jamur di mulut menjadi lebih umum seiring dengan bertambahnya usia. Orang dewasa juga dapat mengalami infeksi jamur di sekitar gigi palsu, di lipatan kulit di bawah payudara dan perut bagian bawah, di kuku, dan di bawah lipatan kulit lainnya. Sebagian besar infeksi candida ini bersifat dangkal dan mudah diredakan dengan pengobatan. Infeksi kuku sering membutuhkan terapi berkepanjangan.

Jarang, infeksi jamur bisa menyebar ke seluruh tubuh. Dalam penyakit candidal sistemik (di mana jamur memasuki aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh), hingga 45% orang mungkin meninggal. Namun,  infeksi jamur mulut dan vagina yang sering terjadi juga dapat menyebabkan penyakit kritis dan bisa lebih tahan terhadap pengobatan normal.

Baca Juga:  Infeksi Jamur Candidiasis - Penegakan Diagnosis

Infeksi jamur yang sering kambuh dan menyebar secara sistemik bisa jadi pertanda penyakit yang lebih serius seperti diabetes, leukemia, atau AIDS.