Indonesia Masuk Dalam 5 Besar Negara Dengan Penderita Hipertensi di Seluruh Dunia

DokterSehat.Com – Sebuah fakta yang menyedihkan baru-baru ini muncul dari dunia kesehatan dimana Indonesia ternyata termasuk dalam lima besar negara dengan kasus masalah tekanan darah tinggi di seluruh dunia. Secara keseluruhan, jumlah penderita masalah tekanan darah tinggi memang meningkat tajam dalam berapa tahun terakhir, termasuk di Indonesia. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-hipertensi-tekanan-darah-tinggi-jantung-stroke

Christopher Murray yang berasal dari University of Washington’s Institute for Health Metrics and Evaluation yang ada di Seattle, Amerika Serikat, menyebutkan jika setidaknya ada 900 juta manusia di seluruh dunia yang terkena masalah hipertensi dan 3,5 miliar lainnya yang mengalami masalah tekanan darah tinggi meskipun masih belum bisa didefinisikan sebagai penyakit hipertensi. Menurut Murray, gaya hidup masyarakat modern yang buruk, khususnya dalam ketidakmampuan dalam menjaga berat badan ideal hingga pola makan yang tidak sehat menjadi pemicu meningkatnya kasus tekanan darah tinggi ini di seluruh dunia.

Masyarakat negara berkembang, termasuk di Indonesia, juga cenderung memiliki gaya hidup yang buruk dimana kebanyakan dari mereka yang tinggal di perkotaan hampir tidak lagi memiliki waktu untuk melakukan aktifitas fisik dan ditambah dengan pola makan yang sangat tidak sehat. Alhasil, seiring dengan bertambahnya usia, maka semakin besar pula masalah tekanan darah.

Studi yang dilakukan oleh Murray ini sendiri dilakukan dengan meninjau 844 hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan dari tahun 1980 hingga 2015. Setidaknya, ada 8,7 juta jiwa yang dilibatkan dari 154 negara dalam penelitian-penelitian tersebut. Berdasarkan studi ini, diketahui bahwa masyarakat Amerika Serikat, Tiongkok, India, Indonesia, dan Russia menjadi penyumbang terbesar kasus tekanan darah tinggi di seluruh dunia dimana lebih dari 50 persen kasus penyakit ini muncul pada negara-negara tersebut. Selain itu, diketahui jika kasus kematian yang disebabkan oleh masalah tekanan darah tinggi ini juga cukup tinggi dimana yang disebabkan oleh penyakit jantung telah memakan korban 5 juta jiwa, stroke sebanyak 1,5 juta jiwa, dan pendarahan pada otak sebanyak 2 juta jiwa.