Imunisasi Polio

DokterSehat.Com – Polio adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang mampu hidup di tenggorokan dan saluran pencernaan manusia. Penyebaran virus ini dari manusia ke manusia lain umumnya karena ada kontak dengan kotoran dari orang yang terinfeksi dan melalui lendir atau cairan hidung/mulut. Karenanya kebersihan diri dan lingkungan harus menjadi perhatian. Selain itu virus polio sangat berbahaya. Ini karena kebanyakan orang yang terinfeksi virus ini tidak menunjukan adanya gejala apapun, namun beberapa orang yang terjangkit virus polio dapat mengalami kelumpuhan yang bisa mengakibatkan cacat permanen dan bahkan kematian. Karena resiko dan dampaknya yang berat, setiap anak dianjurkan mulai mendapat imunisasi polio sedini mungkin; segera setelah masa kelahiran.

doktersehat-vaksin-polio-balita

Secara garis besar, terdapat 2 jenis Imunisasi Polio: Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV) dan Oral Poliovirus Vaccine (OPV). IPV diberikan dengan cara suntik dan OPV diberikan secara oral (tetes melalui mulut). IPV disuntikkan pada kaki atau tangan, tergantung dari usia anak. Imunisasi polio bisa diberikan bersamaan dengan imunisasi lainnya. Menurut anjuran Ikatan Dokter Indonesia atau (IDAI), anak harus mendapatkan 4 imunisasi polio dan 2 imunisasi polio booster. Ke 4 imunisasi polio tersebut diberikan saat anak berusia: 0 bulan (segera setelah lahir, menggunakan OPV ), 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Setelah imunisasi pertama pada usia bayi 0 bulan, bayi boleh diberikan vaksin polio OPV maupun IPV, namun sebaiknya paling sedikit mendapatkan satu dosis imunisasi IPV (imunisai polio suntik). Booster imunisasi polio diberikan pada saat usia anak berumur 18-24 bulan dan 5 tahun.

Segera beri anak anda imunisasi polio dan lindungi masa depannya dari serangan virus polio.

Dr. Kristo Hendra Djaya

Ditulis oleh Dr. Kristo Hendra Djaya, SpPD

Dr. Kristo Hendra Djaya, SpPD merupakan dokter ahli pencegahan penyakit, Vaksinologis, Internis di RSIA Bun Kosambi dan CEO dari Klinik InHarmony. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang mendalam mengenai penyakit dalam dan pencegahan penyakit, beliau merupakan salah satu pakar vaksin & imunisasi yang terdepan dan paling dicari di Indonesia.