Implan Payudara Ternyata Bisa Meningkatkan Resiko Terkena Kanker Langka

DokterSehat.Com – Payudara adalah salah satu bagian tubuh yang bisa memberikan rasa percaya diri bagi wanita. Banyak wanita yang mendambakan ukuran payudara yang lebih besar demi mendapatkan rasa percaya diri ini. Sayangnya, karena alasan ini, sebagian wanita melakukan implan payudara. Meskipun bisa memberikan bentuk payudara yang diinginkan, implan payudara ternyata bisa memberikan dampak kesehatan yang buruk bagi wanita, yakni bisa meningkatkan resiko terkena kanker langka yang disebut sebagai Anaplastic Large Cell Lymphoma atau yang kadang cukup disingkat sebagai ALCL.

doktersehat-wanita-kanker-payudara-konsultasi-implan-bakteri-mastitis

Pakar kesehatan menyebutkan jika implan payudara beresiko menimbulkan pencemaran bakteri. Selain itu, ada pula resiko komplikasi yang bisa jadi disebabkan oleh infeksi saat operasi implan payudara dilakukan yang disebut sebagai capsular contracture. Jika wanita mengalami masalah capsular contracture ini, maka akan ditemukan pengerasan jaringan parut yang berada di sekitar implan payudara dan bisa menimbulkan rasa nyeri berkepanjangan.

Anand Deva yang berasal dari Health Sciences Centre, Macquire University, menyebutkan jika operasi implan payudara beresiko menyebabkan iritasi yang bisa berlangsung dalam waktu yang lama yang pada akhirnya berlanjut menjadi sel kanker. Deva menuturkan jika Ia telah mempelajari 22 sampel dari pasien yang akhirnya mengalami limfoma langka setelah melakukan implan payudara. Rata-rata pasien tersebut akhirnya mengalami kanker setelah 8 tahun melakukan operasi implan tersebut. Sebuah prosedur implan payudara yang disebut sebagai implan berstektur yang cukup laris di Inggris dan Australia bahkan meningkatkan resiko 70 persen lebih besar infeksi bakteri.

Memang, kasus kanker ALCL ini masih sangat langka, yakni baru 40 kasus yang ditemukan di seluruh Australia dan Selandia baru, dan kebanyakan penderita penyakit ini bisa pulih setelah melakukan kemoterapi dan radioterapi. Namun, tentu ada baiknya kita tidak mengambil resiko ini hanya karena ingin mendapatkan payudara yang lebih besar, bukan?