Ikan Ini Ternyata Tidak Sehat Untuk Dikonsumsi, Sayangnya, yang Nomor 6 Kerap Kita Makan

DokterSehat.Com– Tak hanya memiliki rasa yang enak, ikan termasuk dalam makanan yang memiliki nilai gizi yang sangat tinggi. Karena alasan inilah banyak pakar kesehatan dan gizi yang menyarankan konsumsi ikan secara rutin. Sayangnya, terdapat beberapa jenis ikan yang memiliki kandungan yang tidak sehat bagi tubuh sehingga sebaiknya tidak sering kita konsumsi. Apa sajakah ikan tersebut?

doktersehat-ayo-makan-ikan

Ikan tuna
Ikan tuna termasuk dalam ikan laut yang berpotensi memiliki kandungan merkuri yang berbahaya bagi kesehatan. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk menghindari ikan tuna yang berjenis sirip hitam dan sirip biru.

Ikan makerel
Sebagaimana ikan tuna, ikan makerel ternyata juga kaya akan kandungan merkuri. Ikan yang kerap ditemukan di lautan Atlantik ini juga sebaiknya tidak sering-sering kita konsumsi demi kesehatan tubuh kita.

Ikan lele impor
Ikan lele impor cenderung memiliki ukuran yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan ikan lele produksi peternak lokal. Besarnya ukuran ikan ini disebabkan oleh peternak yang memberikan pakan yang mengandung hormon tertentu pada lele tersebut. Pilihlah ikan lele yang ditangkap dari alam bebas karena memiliki kandungan gizi yang lebih baik.

Ikan dolar
Ikan dolar atau yang dikenal sebagai oilfish ini memiliki kandungan gempylotoxin yang juga bisa ditemukan di dalam lilin. Zat ini sulit untuk dimetabolisme oleh tubuh dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan jika kerap dikonsumsi.

Belut

Dibalik rasa belut yang enak, tubuh belut ternyata cenderung memiliki banyak kandungan beracun seperti limbah industri pertanian. Jika kita kerap mengkonsumsinya, dikhawatirkan perut akan mengalami gangguan pencernaan.

Ikan nila
Salah satu ikan yang paling sering kita konsumsi karena memiliki rasa yang enak ini ternyata kaya akan kandungan lemak tidak sehat. Jumlahnya bahkan disebut-sebut setara dengan kadar lemak pada daging babi. Kerap mengkonsumsinya bisa membuat kita meningkatkan kadar kolesterol pada tubuh sekaligus memperparah alergi.