Identik Dengan Lansia, Katarak Kini Sasar Usia Yang Lebih Mudah

DokterSehat.Com – Katarak adalah perubahan lensa mata yang tadinya jernih dan tumbuh cahaya menjadi keruh sehingga menyebabkan terganggunya penglihatan.

3

Dr Loh Boon Kwang, pakar kesehatan mata dari Gleneagles Hospital Singapore? mengatakan katarak merupakan penyakit degeratif. Artinya, risiko terserang penyakit ini akan meningkat seiring bertambahnya umur.

Biasanya katarak menyerang ketika sudah berumur di atas 50 tahun ya. Tapi sekarang trennya sudah bergeser ke usia yang lebih muda. Sekarang usia 40 lebih juga sudah bisa terserang katarak, tutur Dr Loh dalam seminarnya dengan judul Brighter Eyes for A Brighter Life, di Annual Scientific Meeting Gleneagles Hospital, ?Sheraton Towers, Singapura, seperti ditulis Senin (27/4/2015).

Pergeseran ini disebut Dr Loh terjadi karena penggunaan mata yang berlebihan. Penggunaan gadget mulai dari smartphone, laptop, PC hingga tablet yang rutin membuat mata harus bekerja lebih keras, dan akhirnya membuat mata melemah dan lebih rentan terserang katarak.

Meski begitu, Dr Loh mengatakan katarak bisa dicegah. Caranya tentu saja dengan membiarkan mata beristirahat secara teratur sehingga tak dipaksa untuk bekerja terus menerus.

Istirahatkan mata setelah menggunakan gadget selama 3-5 menit. Jangan lupa juga untuk menggunakan kacamata hitam ketika bepergian dan sinar matahari terik, sebab sinar UV juga bisa merusak mata, paparnya lagi.

Terakhir, Dr Loh mengingatkan bahwa mata merupakan salah satu organ tubuh seperti jantung, ginjal dan paru-paru. Tentunya memelihara kesehatan tubuh secara umum juga akan menjaga kesehatan mata.

Mengontrol asupan gula dan garam contohnya, dapat mencegah terserang diabetes dan hipertensi. Kedua penyakit berkaitan juga dengan penyakit mata seperti glaukoma dan diabetic retinopathy.

Lakukan gaya hidup sehat, olahraga teratur, kontrol asupan makanan akan mencegah kita terserang penyakit sistemik. Dengan mencegah terjadinya penyakit sistemik, kita bisa menghindari penyakit mata seperti glukoma dan diabetic retinopathy, pungkasnya.