Ibu yang Melahirkan Caesar Sulit Berikan ASI Eksklusif? Ini Faktanya

Kebanyakan ibu yang melahirkan caesar sering merasa khawatir tidak bisa memberikan ASI eksklusif untuk bayinya. Hal ini karena banyak anggapan ibu paska melahirkan persalinan caesar membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dibandingkan persalinan normal.

14982433511_7d7bab150a_k

Bahkan tak jarang, akibat dari anastesi paska melahirkan, membuat para ibu sulit untuk bisa memberikan ASI eksklusif pada buah hatinya. Yuk, lakukan beberapa hal berikut agar ibu bisa sukses memberikan ASI ekslusif setelah melahirkan dengan operasi caesar.

1. Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
Hal pertama yang perlu ibu persiapkan adalah meminta dokter spesialis kandungan untuk bisa memberikan waktu melakukan IMD. Karena sebenarnya menyusui merupakan proses alami dimana setiap ibu bisa diberikan kemampuan untuk bisa menyusui bayinya.
Jangan khawatir, IMD juga bisa dilakukan oleh ibu yang melalui persalinan dengan operasi caesar. Namun dengan catatan bahwa kondisi fisik ibu memungkinkan untuk melakukan IMD. Biasanya ibu dengan anastesi lokal bisa melakukan IMD, dimana bayi akan melakukan kontak skin to skin pada payudara ibu dan berusah menghisap payudara untuk menyusui. Ibu tidak perlu takut karena tenaga medis akan membantu dalam proses IMD dengan membantu posisi bayi agar skin to skin berhasil, bilamana kedua tangan ibu masih belum bisa digerakkan.

2. Menyusui yang Tepat
Bagi ibu yang melahirkan melalui operasi caesar memang masih akan kesulitan saat menyusui bayi. Hal ini dikarenakan ibu belum bisa duduk dengan baik. Saran untuk kamu, cobalah untuk berkonsultasi kepada konselor laktasi posisi yang memungkinkan bagi ibu untuk menyusui. Ibu bisa menggunakan bantal sebagai alas saat menyusui bayi untuk melindungi luka bekas operasi. Letakkan bayi disamping atau dibawah ketiak. Biasanya setelah 4 hari paska operasi caesar ibu sudah bisa duduk dengan nyaman dan menyusui bayi.

3. Menyusui Bayi Lebih Sering
Bayi yang baru lahir akan memiliki pola tidur yang lebih banyak. Bu, jangan ikuti pola tidur bayi tetapi cobalah untuk lebih sering menyusui. Sebab, dengan ibu lebih sering menyusui bayi maka dapat merangsang untuk menstimulus produksi ASI yang dihasilkan.
Mintalah bantuan perawat untuk membangunkan bayi untuk belajar menyusui. Sabar ya, Bu, karena bayi yang lahir caesar membutuhkan waktu beberapa hari untuk terbiasa menghisap ASI. Karena rasa nyaman ibu saat menyusui paska operasi caesar ikut mempengaruhi keberhasilan menyusui.

Baca Juga:  Terlalu Lama Pakai Bra Picu Kanker Payudara?

4. Rawat Gabung
Saat akan melahirkan, lebih baik jika ibu memilih rumah sakit yang memberikan fasilitas rawat gabung. Dimana ibu dan bayi berada dalam satu kamar. Hal ini akan memberikan keuntungan untuk ibu untuk lebih dekat dengan bayi dalam waktu 24 jam. Ibu juga lebih mudah untuk merangsang akan untuk menyusui.
Rawat gabung akan memudahkan ibu memberikan ASI jika bayi lapar. Tapi jika karena alasan tertentu ibu dan bayi tidak bisa rawat gabung, lebih baik untuk ibu memompa ASI setiap 4-3 jam sekali. Mintalah bantuan perawat untuk memberikan ASI kepada bayi dengan memakai cup feeder. Lanjutkan menyusui bayi jika kondisi sudah memungkinkan bayi bersama ibu.

5. Rileksasi Hypno-breastfeeding
Hypno-breastfeeding adalah teknik hypnosis dengan teknik rileksasi dan suggesti untuk menanamkan niat positif kepikiran bawah sadar khususnya mengenai keancaran ASI. Dalam menyusui yang paling utama berperan adalah mental. Karena menta berperan hingga 82% yang akan mempengaruhi mindset, perilaku dan pengambilan keputusan mengenai ASI. Misalnya pada saat hari 1-2 setelah persainan ASI belum juga keluar, karena banyak pengarus atau suggesti negatif dari lingkungan bahwa bunda tidak akan pernah bisa memberikan ASI karena ASI tidak cukup atau tidak akan keluar, apabila terus mendapat sugesti negatif, maka bunda akan stress dan akhirnya berpengaruh terhadap pengeluaran ASI. Stress ini membuat terhambatnya produksi hormon prolaktin sehingga produksi ASI terhambat. Oleh karena itu, latihan rileksasi hypno-breastfeeding memberi manfaat untuk terus memberikan sugesti positif, kepercayaan diri dan mental bahwa ibu mampu memberikan ASI secara eksklusif.

Informasi mengenai hypno-breastfeeding