Ibu Hamil yang Malas Sarapan Bisa Menyebabkan Gangguan Pertumbuhan Janin

DokterSehat.Com – Sarapan adalah salah satu sesi makan yang paling penting bagi kesehatan tubuh kita. Bagi ibu hamil, sarapan juga sebaiknya selalu dilakukan demi kesehatannya sekaligus perkembangan janin di dalam kandungan. Sayangnya, terkadang ibu hamil malas untuk melakukannya karena mengalami mual-mual sepanjang pagi hari atau bahkan karena tidak berselera. Padahal, jika hal ini kerap dilakukan, dikhawatirkan janin akan mengalami gangguan pertumbuhan.

doktersehat-ibu-hamil-kehamilan-makan-bergizi

Pakar kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bernama dr. Ulul Albab, Sp.OG, menyebutkan jika ibu hamil sebaiknya selalu memenuhi sarapan yang sehat setiap hari. Memang, pada trimester pertama, kondisi kehamilan bisa membuat ibu hamil mudah mengalami mual-mual dan muntah-muntah di pagi hari sehingga tentu nafsu makan bisa menurun drastis. Namun, jika ibu hamil justru menuruti penurunan nafsu makan ini, dikhawatirkan janin tidak akan mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan sehingga dikhawatirkan akan mengalami gangguan pertumbuhan atau burden phenomena, fenomena kandungan yang mengalami berbagai masalah kesehatan karena dampak dari masalah kesehatan lain. Sebagai contoh, bayi akan mengalami pertumbuhan berat badan yang lebih rendah dari yang seharusnya.

Yang tidak disadari oleh ibu hamil adalah, andai mereka malas untuk mengkonsumsi sarapan sehat atau tidak mengkonsumsi makanan bergizi yang memang sangat dibutuhkan bagi janin di dalam kandungan, maka dikhawatirkan bayi yang terlahir akan mengalami kondisi hiperaktif atau bahkan akan mengalami gangguan metabolik saat sudah tumbuh dewasa.

Beberapa wanita yang mengalami gangguan morning sickness yang cukup parah memang mau memaksakan diri untuk sarapan. Namun, banyak pula yang akhirnya malas melakukannya karena setiap mengkonsumsi makanan apapun, Ia kembali muntah-muntah. Untuk mengatasi hal ini, ada baiknya ibu hamil berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan saran yang tepat sehingga bisa memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh janin di dalam kandungan.