Ibu Hamil Stress? Janin di Dalam Kandungan Beresiko Mengalami Ini

DokterSehat.Com– Banyak orang yang tidak menyadari jika ibu hamil sebenarnya cukup rentan untuk terkena stress. Hal ini disebabkan oleh banyaknya larangan yang harus mereka hindari demi menjaga kesehatan dan perkembangan janin. Yang menjadi masalah adalah, kondisi stress yang mereka alami bisa saja memicu masalah pada pertumbuhan janin di dalam kandungan.

doktersehat-kehamilan-hamil

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas New Mexico, Universitas Gottingen, dan Pusat Primata Jerman, menghasilkan fakta dimana ibu hamil yang kerap mengalami stress bisa menurunkan perkembangan janin di dalam kandungan. Sementara itu, jika ibu hamil hanya mengalami stress selama fase awal kehamilan saja, maka hal ini tidak akan mempengaruhi pertumbuhan janin namun justru bisa mempercepat pertumbuhan bayi yang sudah disapih.

Para penelti membuat hipotesis yang bisa memprediksi mengapa ada cukup banyak pola tingkat pertumbuhan yang bervariasi pada 21 jenis mamalia. Anderas Berghanel, peneliti utama, menyebutkan bahwa stress prenatal akan berpengaruh besar pada keturunan dengan dua cara yang berbeda, tergantung pada kapan atau seberapa lama stress ini berlangsung. Hal ini akan memberikan dampak yang berbeda pada janin sebelum dilahirkan, setelah dilahirkan, atau setelah disapih.

Jika ibu hamil mengalami stress di fase-fase awal kehamilan, maka ibu akan menginvestasikan energi pada bayi lebih sedikit sehingga membuat pertumbuhan bayinya cenderung lebih lambat pada rahim atau selama menjalani fase bayi yang masih mengkonsumsi ASI. Untungnya, hal ini tidak mempengaruhi pertumbuhan bayi secara umum.

Dalam penelitian yang hasilnya kemudian dipublikasikan dalam Journal of Prosiding National Academy of Sciences ini, disebutkan bahwa ada baiknya memang ibu hamil menjaga kondisi kesehatan fisik dan mentalnya, termasuk dalam mencegah datangnya stress demi menjaga perkembangan buah hatinya tetap maksimal.