Ibu Hamil Sebaiknya Tidak Tidur Dengan Terlentang

DokterSehat.Com – Tak hanya memperhatikan apa saja yang dikonsumsi dan aktifitas yang dilakukan sehari-hari, ibu hamil sebaiknya juga harus memperhatikan posisi tidurnya. Menurut pakar kesehatan, ibu hamil sebaiknya tidak tidur dengan posisi terlentang karena bisa membuat mereka merasa tidak nyaman.

doktersehat-kehamilan-hamil

Di fase awal kehamilan, perut ibu hamil cenderung masih belum berukuran besar sehingga tidak akan merasakan dampak dari tidur terlentang. Namun, saat mulai memasuki trimester kedua kehamilan, maka posisi ini akan membuat tubuh ibu hamil terasa sangat tidak nyaman saat tidur. Menurut pakar kesehatan, posisi ini bisa membuat organ di sekitar rahim mengalami banyak tekanan. Sebagai informasi, rahim akan menekan pembuluh darah vena cava, pembuluh darah yang mengalirkan darah ke tubuh bagian bawah dan mengembalikannya lagi ke tubuh bagian atas. Posisi tidur terlentang juga akan membuat organ layaknya jantung dan paru-paru lebih tertekan sehingga dikhawatirkan membuat pasokan oksigen dan nutrisi yang penting bagi janin berkurang. Tak hanya itu, karena besarnya tekanan pada tulang belakang, maka ibu hamil juga beresiko terkena sakit punggung, sakit pinggul, dan pusing-pusing saat bangun tidur.

Lantas, posisi tidur apa yang sesuai bagi ibu hamil? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada baiknya ibu hamil tidur dengan posisi miring ke kiri. Dengan melakukan posisi tidur ini, maka janin di dalam kandungan bisa mendapatkan asupan oksigen dan darah melalui plasenta dengan jumlah yang cukup banyak. Tak hanya itu, posisi ini juga membuat tubuh ibu hamil terasa lebih nyaman saat tidur.

Untuk mendapatkan tidur yang nyaman dan berkualitas, ibu hamil bisa menggunakan bantal khusus. Namun, jika tidak memiliki bantal khusus tersebut, mereka bisa menggunakan guling yang diapit diantara dua kaki saat tidur dengan posisi miring ke kiri. Selain itu, ibu hamil juga bisa menggunakan guling kecil untuk menyangga perut agar tidur mereka semakin nyenyak di malam hari.