Ibu Hamil Sebaiknya Tidak Mengkonsumsi Pemanis Buatan

DokterSehat.Com – Ibu yang sedang melalui proses kehamilan tentu harus pandai-pandai dalam menjaga kondisi kesehatan badannya. Bagaimana tidak, andai Ia teledor sedikit dalam melakukan pola makan atau gaya hidup yang kurang sehat, tak hanya badannya yang berpotensi mengalami masalah kesehatan, janin di dalam kandungan juga beresiko terkena masalah yang berbahaya. Salah satu saran yang cukup sering dikeluarkan oleh pakar kesehatan bagi ibu hamil adalah dengan tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan. Bagaimana tidak, jika ibu hamil cukup sering mengkonsumsi pemanis buatan, dikhawatirkan anaknya akan lahir dalam kondisi kegemukan dan di masa depan sang anak beresiko terkena masalah obesitas.

doktersehat-cokelat-gemuk-manis-obesitas-kerusakan-otak

Pakar kesehatan Meghan Azad yang berasl dari University of Manitoba, Winnipeg, Kanada, mengungkapkan jika bayi yang terlahir dari ibu yang cenderung mengkonsumsi satu atau atau lebih minuman atau makanan dengan pemanis buatan setiap harinya, akan beresiko dia kali lipat menjadi anak yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan di masa depan. Azad yang telah mengumpulkan lebih dari 3.000 data ibu dan bayi ini mengklaim jika penelitian ini adalah yang pertama kalinya dilakukan untuk mempelajari kaitan ibu hamil dan konsumsi pemanis buatan.

Menurut Azad, bayi yang terlahir oleh ibu yang semasa kehamilan kerap mengkonsumsi pemanis buatan memang tidak selalu terlahir dalam kondisi yang gemuk. Seringkali, bayi bahkan terlahir dengan berat yang normal. Namun, seiring dengan pertumbuhan, bayi akan cenderung terus-menerus mengalami kenaikan berat badan dan pada akhirnya mengalami masalah obesitas. Yang menjadi masalah adalah, obesitas bisa berlanjut menjadi penyakit-penyakit yang berbahaya jika tidak segera ditangani dengan benar.

Adanya penemuan ini diharapkan menjadi peringatan bagi ibu hamil untuk setidaknya semakin baik dalam menjaga pola makan dan gaya hidup. Hindarilah minuman atau makanan yang mengandung pemanis buatan demi kesehatan sang buah hati di masa depan.