Ibu Hamil Sebaiknya Berhati-Hati Dengan Produk Kecantikan

DokterSehat.Com – Setiap wanita tentu ingin tampil cantik dimanapun dan kapanpun. Bahkan, andai seorang wanita sedang hamil, mereka juga ingin tetap cantik dan anggun. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, penggunaan produk kecantikan pada ibu hamil bisa jadi akan memberikan banyak kerugian bagi kesehatan sang ibu atau kesehatan janin di dalam kandungan. Di dalam produk-produk kecantikan layaknya deodoran, parfum, atau bahkan peralatan make-up, bisa jadi ada kandungan berbahaya yang akan merugikan kesehatan ibu hamil. Seperti apakah kerugian yang bisa didapatkan ibu hamil?



Pakar kesehatan yang berasal dari University of Massachusetts yang ada di Amherst, Amerika Serikat, melakukan sebuah penelitian yang menunjukkan jika ada banyak produk kecantikan yang ternyata memiliki bahan kimia Bisphenol S atau BPS. Bahan kimia ini ternyata terbukti mampu menurunkan kemampuan ibu memenuhi kebutuhan janin di dalam kandungan.

Para peneliti menggunakan tikus percobaan untuk mengetahui paparan bahan kimia yang ada dalam produk kecantikan. Meskipun hanya mendapatkan paparan Bisphenol S dalam kadar yang rendah, bayi-bayi dari tikus percobaan ini ternyata mengalami peningkatan resiko kematian 10 persen lebih banyak. Mary van Catanese dan juga Laura Vandenberg yang terlibat dalam penelitian ini menyebutkan jika paparan Bisphenol S ternyata mempengaruhi perilaku ibu dalam menjaga kehamilannya mengingat bahan kimia ini mempengaruhi saraf maternal pada wanita. Andai paparan ini berlangsung cukup sering dalam jumlah yang banyak, dikhawatirkan ibu akan mengalami gangguan kehamilan.

Dengan adanya hasil penelitian yang menunjukkan bahaya dari bahan kimia yang banyak terkandung dalam produk kecantikan ini, ada baiknya ibu hamil lebih berhati-hati dalam menggunakannya. Pastikan bahwa mereka mengecek kandungan bahan kimia yang ada dalam produk kecantikan sebelum dibeli. Selain itu, jika memang tidak terlalu membutuhkan make-up, ada baiknya ibu hamil tidak menggunakannya demi kesehatan kehamilannya.