Ibu Hamil Muda Sebaiknya Tidak Mandi Dengan Air Panas

DokterSehat.Com – Kondisi kehamilan tentu akan bisa membuat seorang ibu mudah merasa lelah, pegal-pegal, hingga lebih sering berkeringat. Untuk mengatasi rasa lelah dan pegal-pegal tersebut, banyak ibu hamil muda yang ingin mandi dengan air panas atau berendam dengan air hangat. Sebuah pertanyaan pun muncul, amanah ibu hamil muda mandi air panas?

doktersehat-kehamilan-eklamsia

Pakar kesehatan menyebutkan jika berendam pada air hangat atau mandi dengan air panas ternyata kurang baik bagi kesehatan ibu sekaligus janin di dalamnya. Andaipun ibu ingin mandi dengan air hangat, pastikan bahwa air ini tidak menyengat karena bisa membuat cairan tubuh dan tekanan darah pada ibu hamil menurun. Jika hal ini terjadi, maka dikhawatirkan ibu hamil bisa mudah mengalami sakit kepala atau jatuh pingsan.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Jika ibu hamil muda mandi air panas, maka aliran darah yang menuju janin bisa mengalami gangguan. Hal ini tentu akan bisa memberikan dampak buruk bagi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Selain itu, kebiasaan mandi menggunakan air hangat juga bisa meningkatkan suhu tubuh ibu hamil dengan spontan. Padahal, sudah ada penelitian kesehatan yang menunjukkan bahwa kenaikan suhu tubuh ibu hamil secara mendadak di usia-usia awal kehamilan bisa memicu bayi yang terlahir dengan kondisi cacat.

Jikalau ibu hamil ingin melakukan perawatan tubuh atau ingin memanjakan diri dalam mengatasi rasa lelah atau pegal-pegal ini, maka lebih baik ibu hamil menggunakan air dengan suhu yang normal saja. Jika ibu hamil mendambakan sensasi layaknya sedang memanjakan diri di dalam spa, maka mereka bisa menggunakan lilin yang beraroma saja. Dengan melakukan hal ini, maka mandi pun akan membuat rasa lelah dan pegal-pegal menghilang sekaligus meredakan stress yang memang kerap muncul di awal-awal usia kehamilan.