Ibu Hamil Jangan Malas Sarapan!

DokterSehat.Com– Saat hamil, Anda bukan hanya perlu memerhatikan kebutuhan nutrisi yang Anda makan, namun juga jadwal makan per hari. Para ahli menyarankan ibu hamil makan seperti biasa, yaitu 3 kali makan utama dan 2 kali makanan ringan. Pada kenyataannya banyak ibu hamil yang melewatkan sarapan karena kesibukan di kantor atau karena merasa mual, padahal sarapan memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil.

doktersehat-kehamilan-hamil-sayur-makanan

Sarapan Anda = sarapan bayi Anda
Saat pagi hari metabolisme tubuh lebih tinggi daripada waktu lainnya sehingga nutrisi juga lebih mudah diserap oleh tubuh. Jika Anda ingin nutrisi anak Anda baik, maka pagi hari adalah waktu yang tepat untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya.

Sumber energi
Saat pagi biasanya kadar gula darah rendang sehingga sering merasa lemas, lelah dan tidak bertenaga ketika bangun tidur. Dengan sarapan, Anda mendapat nutrisi yang cukup sehingga dapat melakukan aktivitas dengan stamina yang baik.

Mengurangi morning sickness
Mual-mual saat morning sickness tentu membuat ibu hamil jadi enggan sarapan. Namun sarapan sebenarnya bisa mengurangi gejala morning sickness. Saat sarapan, asam lambung tidak akan naik lagi karena perut sudah terisi. Untuk mengurangi mual, Anda bisa memilih sarapan yang ringan namun memiliki nutrisi yang cukup seperti salad atau sandwich.

Menurunkan risiko obesitas
Sarapan ternyata bisa menurunkan risiko obesitas lho!. Saat sarapan, perut akan kenyang hingga siang hari sehingga mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan dengan gula atau kalori tinggi pada siang dan malam harinya. Jika Anda melewatkan sarapan, tubuh akan mengirim sinyal membutuhkan makanan dengan kadar gula tinggi untuk mengganti energi. Akibatnya, ibu mengonsumsi makanan lebih banyak dari yang dibutuhkan sehingga berat badan naik tidak terkontrol.

Baca Juga:  Tips Mengatasi Emosi Saat Kehamilan

Memicu risiko kelahiran prematur
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa melewatkan sarapan dapat memicu kelahiran prematur. Bertahan dengan perut kosong hingga makan siang juga berpengaruh pada asupan nutrisi yang diterima janin. Hal ini dapat berisiko pada kesehatan janin. Meskipun perlu penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara sarapan dengan kelahiran prematur, namun sebaiknya Anda jangan melewatkan sarapan demi memenuhi nutrisi janin.

Saat sarapan, pastikan Anda memilih makanan sehat dengan gizi yang cukup. Beberapa menu sarapan ibu hamil yang disarankan antara lain alpukat, roti gandum, telur, buah-buahan atau jus. Selain itu sarapan dengan susu dan keju juga baik untuk mencukupi kebutuhan kalsium ibu dan janin setiap hari.