Amankah Ibu Hamil Konsumsi Buah Anggur? Cek Penjelasannya

Doktersehat - Buah Anggur
Photo Credit: Flickr.com/Sergio Russo

DokterSehat.Com– Salah satu mitos soal kehamilan yang sering diperbincangkan banyak orang adalah wanita yang sedang hamil tidak boleh mengonsumsi anggur. Tentu, hal ini berlawanan dengan beberapa penelitian yang mengatakan bahwa ibu hamil harus banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Apakah mitos itu dapat dipertanggung jawabkan?

Seperti dikutip dari MomJunction, anggur merupakan buah yang memiliki nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Sejumlah nutrisi yang terkandung di dalamnya seperti: antioksidan, asam organik, serat, asam folat, dan pektin.

Namun, yang harus Anda waspadai adalah menghindari makan buah anggur di trimester terakhir karena anggur menghasilkan panas. Konsumsi anggur yang berlebihan dapat menjadi racun karena meningkatkan resveratrol, yaitu senyawa yang dihasilkan tanaman sebagai respon terhadap masuknya patogen atau penyakit

Dalam dosis yang rendah, resveratrol dapat meningkatkan kelangsungan hidup sel, sedangkan dalam dosis yang tinggi, resveratrol akan meningkatkan kematian sel.

Fakta lainnya mengungkapkan, bahwa wanita pada zaman dahulu sangat menyukai anggur. Hal itu berdasarkan temuan arkeolog di beberapa lukisan mesir tentang wanita dengan kumpulan buah anggur di sekelilingnya.

Sementara itu laman Livestrong mengungkapkan, mengonsumsi buah dan sayuran selama kehamilan adalah cara diet yang sehat. Secara umum, buah dan sayur memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi dibanding kandungan kalorinya.

Memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi inilah yang justru membantu ibu hamil untuk menyediakan kebutuhan sel bagi janin yang sedang berkembang. Pada dasarnya, wanita hamil dapat mengonsumsi buah jenis apapun. Bahkan sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan, buah-buahan berwarna cerah, terutama jika daging buahnya memiliki warna yang berbeda dengan kulitnya—memiliki molekul biologis aktif yang baik bagi tubuh.

Semakin terang buah, semakin banyak variasi phytochemical dan flavonoid di dalamnya. Phytochemical dan flavonoid berfungsi sebagai antiperadangan dan mendukung kesehatan sel-sel di dalam tubuh.

Mengingat janin di dalam tubuh membutuhkan nutrisi dalam jumlah yang besar, mengonsumsi buah-buahan yang memiliki kedua bahan tersebut dapat membantu kesehatan sel pada tubuh ibu dan janin.

Buah yang Baik Dikonsumsi Saat Hamil

Selain anggur, berikut ini adalah beberapa jenis buah yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil, antara lain:

  • Alpukat

Kandungan asam folat yang tinggi pada alpukat membuatnya jadi pilihan buah yang bagus untuk ibu hamil. Selain itu, alpukat juga banyak mengandung vitamin C, vitamin B, vitamin K, serat dan beragam zat mineral. Beberapa jenis mineral dapat membantu mengatasi gejala mual atau kram yang sering dialami ibu hamil. Untuk janin, buah ini dipercaya penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf.

  • Apel

Serat, vitamin A, vitamin C, dan kalium merupakan nutrisi andalan apel yang sangat bagus untuk ibu hamil. Sebuah penelitian menunjukkan, risiko asma dan alergi lebih rendah pada bayi dari ibu yang mengonsumsi apel secara teratur pada saat hamil.

  • Jeruk

Jeruk banyak mengandung vitamin C, asam folat, serat, sekaligus sebagai asupan cairan bagi tubuh yang membantu menghindari dehidrasi pada ibu hamil. Selain jeruk, lemon dapat menjadi pilihan buah yang bagus untuk ibu hamil. Kandungan vitamin C yang tinggi pada lemon ditambah lagi dapat membantu meringankan rasa mual, sekaligus melancarkan pencernaan pada ibu hamil.

  • Pisang

Pisang kaya kandungan kalium dan dapat menjadi pasokan energi yang cepat pada ibu hamil. Pisang juga sangat tepat dikonsumsi ibu hamil yang sering merasa mual. Selain itu, pisang juga mengandung vitamin B-6, vitamin C dan serat.

  • Nanas

Seperti halnya anggur, nanas adalah buah yang dianggap berbahaya dikonsumsi oleh ibu hamil. Akan tetapi, hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang dapat membuktikan hal tersebut. Nanas sendiri mengandung bromelain yang pada jumlah banyak dipercaya dapat menyebabkan perdarahan namun bromelain dalam satu sajian nanas, kecil kemungkinannya menyebabkan gangguan pada kehamilan.

Nanas banyak mengandung vitamin C, vitamin B6, asam folat, zat besi, magnesium, dan beragam nutrisi lain yang penting untuk kesehatan ibu hamil dan janin. Meski demikian, tidak dianjurkan mengonsumsi nanas secara berlebihan, terutama pada ibu hamil yang memiliki sistem pencernaan yang sensitif.