Adakah Hubungan Antara Diabetes dan Mulut Kering? Cek Penjelasannya

Doktersehat - Mulut Kering
Photo Credit: Flickr.com/Kodey Kluesner

DokterSehat.Com– Diabetes adalah penyakit yang bisa memengaruhi seluruh bagian tubuh. Diabetes membuat tingkat glukosa darah tidak stabil dan bisa menimbulkan komplikasi yang bisa mengancam kesehatan tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa terdapat kaitan antara diabetes dan kesehatan mulut.

Mulut kering atau xerostomia disebabkan oleh penurunan produksi ludah di dalam rongga mulut oleh kelenjar saliva. Tanpa saliva yang cukup, makanan dalam mulut akan tampak kering dan sulit ditelan.

Seperti dikutip dari Healthline, salah satu gejala diabetes yang paling umum adalah mulut kering. Mulut kering adalah gejala umum pada diabetes tipe 1 dan tipe 2. Tidak semua orang dengan diabetes akan mengalami hal ini. Anda juga bisa memiliki mulut kering tetapi tidak menderita diabetes. Akan tetapi, jika Anda memiliki mulut kering dan mencurigai kemungkinan diabetes, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang tepat.

Mulut kering terjadi karena berkurangnya jumlah air liur di mulut Anda. Gejala mulut kering meliputi:

  • Lidah terasa kasar.
  • Sering sakit di mulut.
  • Bibir pecah-pecah.
  • Infeksi di rongga mulut.
  • Kesulitan menelan, berbicara, atau mengunyah.

Apa yang menyebabkan mulut kering?

Penyebab pasti mulut kering belum diketahui dengan pasti, tetapi hal ini merupakan gejala umum dari diabtes tipe 1 dan 2. Dengan kadar gula darah yang tinggi hal itu dapat menyebabkan mulut kering. Bahkan beberapa obat yang digunakan untuk mengobati diabetes juga bisa menyebabkan mulut kering

Penyebab mulut kering lainnya termasuk:

  • Dehidrasi.
  • Dialisis ginjal atau cuci darah.
  • Bernapas melalui mulut.

Untuk memperbaiki mulut kering, beberapa penanganan yang bisa dilakukan di rumah diantaranya:

  • Menghindari makanan dan minuman yang mengandung banyak gula, kafein, atau pemanis buatan.
  • Minum banyak air mineral.
  • Flossing setiap habis makan
  • Makan buah dan sayuran berserat tinggi.
  • Menggunakan tusuk gigi untuk membuang kelebihan plak dari gigi Anda.
  • Menggunakan obat kumur bebas alkohol.
  • Mengunyah permen karet bebas gula dan mengandung xylitol.

Mengidentifikasi penyebab yang mendasari diperlukan untuk mengobati mulut kering. Jika gula darah Anda yang menyebabkan mulut kering, mengelola kadar gula darah Anda akan membantu mengurangi gejala. Sementara jika Anda mencurigai obat yang Anda minum adalah penyebabnya, bicarakan dengan dokter Anda. Dokter mungkin dapat meresepkan obat yang berbeda atau menyesuaikan dosisnya.

Selain itu, Anda juga harus mengunjungi dokter gigi secara rutin. Pembersihan secara teratur dapat meningkatkan kesehatan mulut Anda, yang mungkin juga memiliki dampak positif untuk mencegah mulut kering.

Komplikasi Mulut Kering

Mulut kering yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut. Ketika Anda memiliki lebih sedikit air liur, glukosa dan kuman dapat menumpuk di mulut Anda, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penumpukan plak dan menyebabkan gigi berlubang. Padahal air liur dapat memecah karbohidrat dan mengandung sel-sel yang dapat membantu melawan patogen yang dapat menyebabkan infeksi.

Apabila hal ini terus dibiarkan, beberapa komplikasi yang bisa terjadi diantaranya:

  • Gingivitis atau peradangan gusi bisa terjadi karena berkembangnya bakteri di dalam mulut.
  • Periodontitis atau peradangan di sekitar jaringan yang mengelilingi gigi.
  • Munculnya sariawan disebabkan karena pertumbuhan jamur berlebih di dalam mulut.
  • Bau mulut yang menetap meskipun sudah menyikat gigi.
  • Dalam beberapa kasus yang parah, mulut kering juga dapat menyebabkan masalah dengan tidur dan memengaruhi indra perasa.

Mulut kering biasanya bukan komplikasi diabetes yang serius, tetapi dapat menyebabkan masalah kesehatan jika Anda tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mencegah mulut kering.

  • Hindari makanan pedas dan asin.
  • Hindari kafein, tembakau, dan minuman yang mengandung alkohol. Beberapa hal ini bisa membuat kondisi mulut kering lebih buruk.
  • Jangan lupa untuk minum 8 sampai 10 gelas air per hari. Tetap terhidrasi dapat mengurangi risiko mulut kering.
  • Pergi ke dokter gigi dua kali setahun untuk melakukan pembersihan gigi.
ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik