Hipokondria

DokterSehat.com – Hipokondria adalah penyakit mental kronis di mana seseorang takut terdiagnosis mengalami penyakit serius yang mengancam jiwa. Keadaan murung dianggap sebagai gangguan psikosomatik, yang berarti itu gangguan psikologis dengan gejala fisik. Namun, beberapa peneliti percaya hipokondria adalah bentuk obsesif-kompulsif.



Penderita penyakit ini merasa dirinya mengalami penyakit tertentu dengan gejala yang dialaminya. Misalnya, Anda mungkin percaya bahwa tubuh Anda sesekali nyeri berarti Anda merasa terkena kanker atau Anda lupa meletakkan  mana kunci mobil berarti Anda berkayikanan bahwa Anda mengalami penyakit Alzheimer. Keyakinan yang mungkin keliru itu kemudian mmembuat sedih penderita dam takut untuk ke berkonsultasi ke dokter.

Gejala :

Tanda dan gejala penyakit Hipokrondria termasuk:

  • Ketakutan atau kecemasan yang berlebihan mengalami penyakit tertentu
  • Khawatir bahwa gejala minor berarti memiliki penyakit yang serius
  • Mencari mengulangi ujian atau konsultasi medis
  • Sering berganti dokter
  • Frustrasi dengan dokter atau perawatan medis
  • Hubungan sosial tegang
  • Gangguan emosi
  • Sering memeriksa tubuh untuk masalah-masalah, seperti benjolan atau luka
  • Sering memeriksa tanda-tanda vital seperti denyut nadi atau tekanan darah
  • Ketidakmampuan diyakinkan oleh ujian medis
  • Berpikir mempunyai penyakit setelah membaca atau mendengar tentang hal itu
  • Menghindari situasi yang membuat merasa cemas, seperti berada di rumah sakit

Pengobatan :

Hipokondria sering merupakan kondisi kronis. Penyakit ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun karena sulit untuk diatasi karena menyangkut keyakinan bahwa seseorang mengalami penyakit fisik. Pengobatan penyakit hipokonria  bisa sulit, terutama jika penderita tidak mau dan peserta aktif dalam perawatan. Tapi pengobatan yang efektif sering kali berhasil. Perawatan seringkali upaya bersama antara dokter keluarga dan penyedia layanan kesehatan mental.

Sumber : detikhealth.com