Hipertrofi Kardiomiopati, Kelainan Jantung Genetik

DokterSehat.com – Hipertrofi Kardiomiopati merupakan kondisi menebalnya otot jantung. Penebalan pada salah satu bagian jantung ini bisa mempersulit darah meninggalkan jantung akibatnya jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. padahal, seharusnya jantung bisa lebih relaks saat memompa darah menuju jantung.



Penyebab

Hipertrofi Kardiomiopati ini merupakan penyakit keturunan yang dibawa sejak lahir. Kecacatan gen pada penderitanya berpran penting dalam mengontrol pertumbuhan otot jantung. Selain itu, penyebab lainnya adalah penyempitan katup stenosis atau kondisi lain yang mengakibatkan tahanan aliran darah dari jantung meningkat. Pada penderita yang masih muda biasanya akan menunjukkan gejala yang lebih parah, tapi kondisi ini juga bisa terjadi pada semua orang dari berbagai usia.

Gejala

Gejala umum yang terjadi pada penderita penyakit ini adalah pingsan, pusing, nyeri pada bagian dada terutama saat melakukan aktivitas berat, denyut jantung yang tidak beraturan, bahkan berujung pada gagal jantung yang disertai sesak nafas berat terutama saat berolahraga atau aktivitas berat.

Diagnosis 

Seperti penyakit lainnya, diagnosa harus dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik menggunakan stetoskopuntuk mendengar  ada tidaknya ketidakwajaran denyut jantung saat diperiksa. Dapat pula di akukan pengecekan ketebalan jantung atau apabila ditemukan adanya katup yang bocor.Diagnosis ini bisa diperkuat dengan pemeriksaan EKG,ekokardiogram atau rontgen dada.

Pengobatan

Tujuan utama pengobataan penyakit ini adalah untuk mengurangi tahanan jantung. Jenis pengobatan yang biasa diberikan adalah beta blocker yang berfungsi menghambat saluran kalsium. Jika sudah parah maka pengobatan yang harus dilakukan adalah dengan pembedahan untuk mengangkat sebagian otot jantung yang rusak.