Hindari Ini Sebelum Tidur Jika Tetap Ingin Sehat

DokterSehat.Com – Salah satu kunci untuk tetap bisa hidup sehat adalah dengan mendapatkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas. Sayangnya, cukup banyak orang yang melakukan beberapa kebiasaan buruk sebelum tidur yang bisa menurunkan kualitas tidur tersebut. Apa sajakah kebiasaan-kebiasaan tersebut?

doktersehat-hp-menyala-saat-tidur

Memegang ponsel
Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh National Sleep Foundation pada tahun 2011 silam, diketahui bahwa 10 persen anak-anak dengan usia 13 hingga 18 tahun akan terbangun di tengah-tengah waktu tidurnya hanya untuk melihat pesan atau chat yang masuk pada ponselnya. Hal ini ternyata bisa menurunkan kualitas tidur dengan signifikan. Tak hanya itu, kebiasaan memainkan ponsel sebelum tidur ternyata bisa membuat kita terlalu asik memainkannya sehingga bisa tidur dalam jam yang terlalu larut.

Mengkonsumsi minuman berkafein
Penelitian yang dilakukan di Henry Ford Hospital Sleep Disorders and Research Center baru-baru ini menyebutkan bahwa mengkonsumsi minuman berkafein dalam waktu enam jam sebelum tidur ternyata bisa memberikan pengaruh buruk bagi kualitas dan kuantitas tidur kita.

Mengkonsumsi minuman beralkohol
Jika kita mengkonsumsi minuman beralkohol sebelum tidur, maka kita bisa menurunkan rapid eye movement (REM), kondisi yang bisa membantu kita tidur dengan nyenyak. Sementara itu, jika kita merokok di malam hari, kandungan nikotin di dalamnya bisa membuat otak dan tubuh terstimulasi sehingga kesulitan untuk segera terlelap.

Mengkonsumsi makanan pedas
Mengkonsumsi makanan pedas bisa membuat suhu tubuh meningkat sekaligus membuat perut menjadi terasa tidak nyaman. Hal ini ternyata bisa membuat kita tidak bisa mudah terlelap. Sementara itu, mengkonsumsi makanan junk food akan mempengaruhi gelombang otak yang bisa membuat kita tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Melakukan aktifitas berat
David Asprey, pakar kesehatan dari Bulletproof, baru-baru ini menyebutkan bahwa melakukan aktifitas fisik yang berat dua jam sebelum tidur bisa membuat kita sulit untuk segera terlelap. Pengecualian bisa diterapkan pada latihan pernafasan dan yoga yang bisa membuat pikiran kita lebih tenang dan akhirnya membantu meningkatkan kualitas tidur.