Hindari 4 Makanan Ini Untuk Cegah Perut Melilit

DokterSehat.Com – Perut melilit, nyeri, dan sakit bertubi-tubi, dapat terjadi pada siapa saja, pria, wanita bahkan anak-anak. Sakit perut melilit sering dirasakan pada orang yang mengalami gangguan pencernaan maupun gangguan organ reproduksi.



Gangguan pencernaan bisa menimbulkan berbagai macam gejala, seperti mual, muntah, rasa penuh di perut, susah buang angin, susah buang air besar dan lain sebagainya.

Nah, untuk menghindari masalah atau gangguan pencernaan, Anda sebaiknya menghindari makanan berikut ini :

  • Susu dan produk olahannya
    Susu merupakan salah satu bahan makanan yang susah dicerna karena mengandung rangkaian laktosa yang kompleks dan susah dipecah. Jika Anda memiliki masalah seperti intoleran terhadap laktosa, maka pencernaan Anda tidak akan bisa memproses laktosa dari susu dan menyebabkan perut bergas serta perasaan penuh yang tidak nyaman di perut.Jika Anda memaksakan diri dan terus makan atau minum susu serta produk olahannya, maka susu yang masuk ke usus besar bisa menimbulkan diare berkepanjangan karena usus tidak bisa menyerap susu.
  • Makanan pedas
    Ketika Anda memiliki sistem pencernaan yang rentan, maka menghindari makanan pedas adalah salah satu yang harus dilakukan. Meski Anda suka makanan pedas, namun sebaiknya jangan berlebihan, terutama jika Anda mudah mengalami masalah pencernaan.Makanan pedas memicu diare, dan capsaicin yang berlebihan di dalam perut bisa membakar dinding lambung dan membuat Anda sakit perut. Bukan hanya itu, Anda juga akan merasa terbakar saat buang air besar.
  • Makanan asam
    Hindari pula makanan atau minuman yang terlalu asam. Bahan makanan yang asam biasanya seperti,anggur, jeruk nipis, lemon, cuka, dan lain sebagainya. Bahkan minuman bersoda atau berkarbonasi juga perlu dihindari karena mengandung asam.Meski memang keluarga jeruk tersebut sangat baik untuk kesehatan, namun jangan meminumnya dalam bentuk pekat atau tidak dicampur apa-apa, apalagi jika Anda memiliki perut yang sensitif. Anda bisa makan atau minum keluarga jeruk tersebut dengan dicampur air.
  • Makanan berlemak dan gorengan
    Makanan berlemak dan gorengan memicu kontraksi di dalam sistem pencernaan. Kedua jenis makanan tersebut bisa memiliki efek metabolisme yang berbeda pada setiap orang. Ada yang mengalami sembelit dan ada pula yang mengalami diare setelah mengonsumsi makanan berlemak.Perlu juga untuk menghindari makanan berlemak seperti es krim, keju, gulai, daging dan lain sebagainya, juga semua makanan yang dimasak dengan cara digoreng. Jika Anda masih ingin makan daging, maka sebaiknya pisahkan dari lemaknya agar lebih sehat.
  • Kopi
    Kopi memiliki kandungan tinggi kafein, dan terlalu banyak kafein bisa menyebabkan motilitas atau gangguan pada sistem pencernaan seperti misalnya membuat isi perut terlalu cepat turun atau sebaliknya. Hal ini biasanya menimbulkan masalah seperti diare atau konstipasi.Yang perlu Anda perhatikan adalah mengenali batas toleransi maksimal perut Anda terhadap setiap bahan makanan. Jika Anda tidak mengalami gangguan setelah makan makanan di atas, merasa sehat dan baik-baik saja, maka tidak ada alasan untuk mencegah Anda mengonsumsi makanan tersebut. Namun alangkah baiknya jika tidak mengonsumsi secara berlebihan.