Hii! Ditemukan Cacing Pita Sepanjang 2,86 Meter Pada Tubuh Pria dari Simalungun ini

DokterSehat.Com– Tim Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menemukan cacing pita dengan jenis taeniasis sepanjang 2,86 meter dari seorang pria yang berasal dari Desa Negeri Dolok, Kecamatan Silau, Simalungun, Sumatera utara.

doktersehat-Askariasis-Infeksi-Cacing-Gelang

Penemuan cacing yang sangat panjang dari dalam tubuh manusia ini berawal dari keluhan seorang pasien dari Desa Negeri Dolok yang mengalami  sakit perut yang luar biasa di klinik milik Dr. dr. Umar Zein, SpPD KPTI yang juga berasal dari Fakultas Kedokteran UISU. Dr. Umar pun langsung mempersiapkan tim peneliti untuk mengunjungi tempat tinggal pasien ini pada bulan September 2017 lalu.

Bukannya hanya menemukan seorang pasien, tim peneliti justru menemukan 29 orang yang mengalami masalah kesehatan yang serupa. Tanggal 21 September lalu, semua pasien ini pun diberi obat jenis kapsul. Empat jam kemudian, semua pasien buang air besar dan kotoran mereka pun kemudian diteliti oleh tim ini. Hasilnya adalah, semuanya memiliki cacing pita. Bahkan, salah seorang pasien mengeluarkan cacing dengan panjang yang luar biasa, yakni 2,86 meter!

“Taeniasis adalah salah satu penyakit yang cenderung diabaikan. Padahal, penderitanya bisa mengeluhkan sakit perut dan tubuh yang lemas berkepanjangan. Hal ini berkaitan dengan perilaku dan gaya hidup manusia”, ujar dr. Umar.

Penyakit ini seringkali didapatkan oleh mereka yang suka mengkonsumsi daging babi yang tidak dimasak dengan sempurna. Yang menjadi masalah adalah, obat penyakit cacingan jenis taeniasis bernama Praziquantel ini masih sangat langka dan hanya bisa diimpor dari Bangkok, Thailand.

Melihat adanya fakta ini, pakar kesehatan menyarankan masyarakat untuk lebih baik dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak buang air besar sembarangan demi mencegah datangnya penyakit ini. Selain itu, masyarakat juga sebaiknya mulai memasak daging hingga benar-benar matang agar tidak mudah terkena masalah cacingan ini.