Hii, Cacing Pita 2,8 Meter Keluar dari Dubur Pria di Singapura

cacing-pita-doktersehat
Photo Credit: Daily Mail

DokterSehat.Com– Seorang dokter Singapura tertegun menyingkirkan cacing pita sepanjang sembilan kaki atau 2.8 meter yang hidup di dalam tubuh seorang pria di Singapura.

Photo Credit: Daily Mail

Cacing pita ini dikeluarkan dari dubur pasien yang tidak disebutkan namanya. Saking panjang, cacing ini harus dilipat sebanyak 18 kali sehingga bisa didokumentasikan dalam bentuk foto.

Pasien yang terbelalak mengetahui hal ini, seperti melansir Daily Mail, tidak menunjukkan gejala adanya cacing pita di dalam tubuhnya yang dapat menyebabkan sakit perut parah dan mematikan.

Mereka tidak yakin bagaimana orang tersebut terinfeksi karena tesnya tidak meyakinkan, namun dapat ditemukan pada daging babi, daging sapi dan ikan yang belum matang.

Para ahli di Departemen Mikrobiologi Rumah Sakit Umum Singapura, yakin hal itu kemungkinan besar berasal dari makanan mentah yang dimakan seperti ikan mentah.

Konsumsi ikan mentah telah meningkat di Singapura dan di seluruh dunia di tengah popularitas sashimi yang sedang naik.

Infeksi cacing pita bisa disebabkan setelah menelan larva diphyllobothrium, larva ini bisa ditemukan pada ikan air tawar seperti salmon.

Sementara kasus meningkat di daerah yang lebih miskin karena sanitasi yang buruk, kasus ini juga meningkat di lebih banyak negara maju.

Profesor Hsu Li Yang, seorang ahli penyakit menular di rumah sakit, mengatakan “pasien agak terkejut saat cacing tersebut keluar melalui dubur.”

Dia menceritakan rincian kasus pada 2016 untuk menggambarkan masalah orang yang terinfeksi parasit setelah mengkonsumsi makanan laut mentah atau mentah.

Profesor Hsu mengatakan cacing sepanjang 2,8 meter itu jelas cacing pita karena tidak ada parasit manusia lainnya yang bisa tumbuh sedemikian lamanya.

“Pertanyaannya adalah cacing pita, yang juga akan membantu menjawab bagaimana pasien mendapatkan cacing tersebut,” tambahnya.

Manusia dapat terinfeksi cacing pita dari makanan sushi dengan memakan ikan mentah yang telah terinfeksi cacing pada tahap larva.

Saat ikan memakan telur cacing pita, larva menempel dan menetas pada dinding usus ikan dan cacing menginfeksi daging ikan.

Karena sashimi tidak dimasak, larva pada gilirannya bisa beralih ke dalam manusia yang memakan ikan.

Begitu manusia terinfeksi, cacing pita akan tumbuh di dalam usus hingga panjang 15 meter selama berminggu-minggu.

Bahkan keberadaan cacing puta ini bisa bertahan selama bertahun-tahun dan tidak terdeteksi selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, pada gilirannya menetaskan telurnya yang kemudian menginfeksi bagian tubuh lainnya pada manusia.

Gejalanya terinfeksi cacing meliputi kelelahan, konstipasi dan ketidaknyamanan perut, secara ringan sehingga korban mungkin tidak memperhatikan adanya sesuatu yang salah.

Jika larva mulai berpindah ke bagian tubuh lain, cacing pita bisa mulai menggerogoti hati, mata, jantung atau otak hingga mengancam jiwa.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik