Herpes Genital – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Herpes genital adalah suatu infeksi sangat menular yang biasanya menyebar melalui hubungan dengan orang dengan luka yang terinfeksi, tetapi juga dapat ditularkan melalui seks oral atau anal. Hal ini juga dapat menyebar bahkan ketika luka tidak terlihat.

doktersehat-wanita-vagina-celana-dalam-Herpes-Genital-infeksi-menular-seksual

Herpes genital juga dapat ditularkan kepada bayi yang baru lahir selama kelahiran jika ibu memiliki infeksi aktif di area kemaluan.

Apa Penyebab Genital Herpes?
Biasanya, infeksi ini disebabkan oleh herpes simplex virus-2 (HSV-2), meskipun herpes simplex virus-1 (HSV-1), semakin banyak menjadi penyebab penyakit ini. Hal ini dapat menyebar melalui pasangan yang terinfeksi yang tidak memiliki luka apapun dan mungkin tidak tahu dia memiliki penyakit ini.

Seberapa Sering Herpes Genital Terjadi?
Minimal sebanyak 45 juta orang dewasa dan remaja di Amerika memiliki herpes genital, hal ini terjadi setiap 4 – 5 orang, membuat herpes genital menjadi penyakit menular seksual yang paling sering terjadi. Sejak akhir tahun 1970-an, jumlah penderita infeksi herpes henital di Amerika meningkat sebanyak 30% pada remaja dan orang dewasas muda.

Herpes genital lebih sering pada wanita daripada pada pria.

Bagaimana Cara Diri Saya Mengetahui Bahwa Terkena Herpes Genital?
Kebanyakan orang dengan infeksi herpes genital memiliki tanda atau gejala minimal, atau bahkan tidak ada gejala/tanda. Serangan pertama herpes biasanya diikuti oleh tanda beriku:

  • Kulit atau organ seks terdekat menjadi meradang. Kulit dapat gatal, seperti terbakar, atau nyeri.
  • Peradangan tampak seperti luka bakar, yang mengkilap, di organ seks, atau di sekitar kemaluan
  • Peradangan membuka, mengering seperti keropeng, lalu sembuh

Gejala juga dapat muncul ketika virus pertama kali muncul, yaitu:

  • Pembengkakak kelenjar getah bening
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Rasa terbakar ketika kencing
  • Nyeri otot

Serangan pertama herpes dapat bertahan selama beberapa minggu. Setelah serangan pertama, virus akan tinggal di sistem saraf, di mana virus sebenarnya tidak mati, sampai sistem imun melemah atau ada hal yang memicu sehingga virus aktif lagi.

Baca Juga:  Sindroma Reiter, Radang Sendi dan Tendon

Serangan selanjutnya dapat muncul beberapa minggu sampai beberapa bulan setelah serangan peratma, namun tidak separah serangan pertama, dan durasi lebih singkat dari episode pertama. Meskipun infeksi dapat tinggal di dalam tubuh, namun serangan akan semakin jarang seiring berjalannya waktu.

Apa yang Memicu Herpes Kambuh?
Hal ini tergantung dari orang masing-masing, namun kebanyakan melaporkan terjadinya kekambuhan jika:

  • Stres
  • Sedang dilanda penyakit lain
  • Menjalani pembedahan
  • Diet
  • Menstruasi
  • Berhubungan seksual yang terlalu melelahkan

Bagaimana Herpes Genital Didiagnosis?
Dokter akan mendiagnosis herpes dengan inspeksi visual (melihat) karena serangan herpes memang khas, dan memeriksa sampel peradangan. Infeksi HSV akan sulit didiagnosis jika sedang kambuh atau serangan. Dokter akan mengecek ulkus internal pada leher rahim wanita, dan pada uretra di pria. Tes darah yang mendeteksi antibodi HSV-1 atau HSV-2 dapat membantu, meskipun sulit dilakukan

Bagiamana Herpes Genital Diobati?
Tidak ada obat untuk herpes genital, namun dokter dapat meresepkan obat antiviral (acyclovir) dalam bentuk pil atau salep, yang dapat mempercepat penyembuhan peradangan.

Pereda nyeri juga dapat diresepkan untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan.

Jika herpes genital kembali berulang, maka pengobatan antivial seperti acyclovir, famciclovir, dan valacyclovir dapat diberikan.

Apakah Herpes Genital Mempengaruhi Ibu Hamil dan Bayinya?
Terjadinya herpes genital selama kehamilan dapat menyebabkan kecacatan janin, bayi lahir mati, prematuritas, dan kerusakan otak pada janin, serta kebutaan pada bayi. Pada beberapa kasus, wanita dengan herpes melahirkan bayi yang sehat.

Bagaimana Melindungi Diri Dari Herpes

  • Jangan berhubungan seksual dengan orang yang memiliki peradangan di area kemaluannya
  • Selalu gunakan kondom saat berhubungan seksual
  • Batasi jumlah partner seksual Anda

Konsumsi obat antiviral dapat mengurangi risiko orang dengan herpes genital dalam menyebarkan virusnya, namun tidak mengeliminasi risiko.