Hemodialisis, Solusi bagi Pasien Gagal Ginjal

DokterSehat.Com – Pernahkah anda mendengar tentang cuci darah? Bila iya, tidak salah apabila Anda membaca artikel ini yang akan membahas tentang hal tersebut.

doktersehat-gagal-ginjal-Hemoialisis-konsultasi

Hemodialisis (cuci darah) adalah sebuah terapi. Kata ini berasal dari kata haemo yang berarti darah dan dialisis yang berarti dipisahkan. Hemodialisis adalah suatu cara untuk memisahkan darah dari sisa-sisa metabolisme dan racun-racun tubuh ketika ginjal sudah tidak berfungsi lagi.

Bagaimanakah Cara Kerja Hemodialisis?
Darah dikeluarkan dari tubuh menuju hemodialisis. Setelah bersih dari sisa metabolisme dan racun tubuh maka darah akan dialirkan kembali ke dalam tubuh.

Kapan Diperlukan Tindakan Ini?
Hemodialisis sangat diperlukan oleh pasien dengan penyakit-penyakit berikut ini:

  • Gagal Ginjal Akut (GGA), yaitu terjadi penurunan funsgi ginjal secara mendadak, sehingga terjadi penimbunan sisa-sisa nitrogen dalam tubuh. Hal ini ditandai dengan penurunan jumlah pengeluaran air seni.
  • Gagal Ginjal Kronik (GGK), yaitu kerusakan gijal yang terjadi selama 3 bulan atau lebih, berupa kelainan struktur atau fungsi ginjal dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi.

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Hemodialisis?
Hemodialisis mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya sebagai berikut:

  • Tidak ada nyeri/ sakit selama prosedur.
  • Dilaksanakan secara santai, pasien bisa sambil makan/ nonton TV, baca buku, dll.
  • Hemodialisis sebagai terapi dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan memperpanjang usia. Namun, tindakan itu tak bebas risiko. Selain kesiapan tenaga kesehatan di unit dialisis untuk mengatasi komplikasi, kesiapan pasien secara psikologis dan dukungan keluarga berperan penting dalam keberhasilan hemodialisis.
  • Hemodialisis dapat sedini mungkin menghambat progresivitas penyakit. Yaitu, jika pengeluaran kreatinin 9-14 ml/menit/1,73 m2, baik pada penderita diabetes maupun nondiabetes. Hemodialisis bisa dimulai lebih awal pada pasien malnutrisi, pasien mengalami kelebihan cairan tubuh, penurunan kesadaran, kejang, radang kandung jantung, hiperkalemia (meningginya kadar kalium darah), serta asidosis metabolik berulang. Kreatinin adalah zat racun dalam darah, terdapat pada seseorang yang ginjalnya sudah tidak berfungsi dengan normal.
  • Hemodialisis dapat dilakukan pada pasien gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronik.
Baca Juga:  Hati-hati Sakit Perut Berikut Bisa Timbulkan Penyakit Serius

Di samping memiliki beberapa kelebihan, hemodialisis juga mempunyai beberapa kekurangan, diantaranya sebagai berikut.

  • Fungsi ginjal yang tersisa cepat menurun.
  • Pembatasan asupan cairan dan diet lebih ketat.
  • Kadar hemoglobin lebih rendah, sehingga kebutuhan akan eritropoietin lebih tinggi.