Heboh Pupuk Urea yang Dipakai Pabrik Nata De Coco, Begini Kata Pakar Kesehatan

DokterSehat.Com– Berita tentang penggerebakan pabrik nata de coco yang diduga menggunakan pupuk urea di Majalengka, Jawa Barat menghebohkan masyarakat. Kasus ini ternyata mirip dengan kasus penggerebekan pabrik nata de coco yang dilakukan di Sleman, Yogyakarta, pada tahun 2015 lalu.



Pakar kesehatan di bidang farmasi bernama Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt yang berasal dari Universitas Gadjah Mada menyebutkan bahwa urea atau pupuk ZA ternyata lazim dipakai dalam proses pembuatan nata de coco, salah satu bahan minuman yang digemari oleh banyak orang di Indonesia. Menurut Dr. Zullies, bisa jadi pupuk yang dipakai oleh pabrik tersebut adalah pupuk yang ilegal atau tidak sesuai dengan ketentuan.

Banyak orang yang tidak tahu jika salah satu bahan yang sangat penting dalam pembuatan nata de coco adalah azetobacter xylinum, semacam unsur yang kaya kandungan nitrogen yang bisa mengendalikan bakteri dalam melakukan fermentasi. Unsur ini dikenal sebagai ammonium sulfat seperti pada pupuk urea atau ZA. Hanya saja, bahan urea yang dipakai untuk proses pembuatan nata de coco adalah yang sudah termasuk dalam food grade atau memang khusus dibuat sebagai bahan pangan.

Di Indonesia, urea yang termasuk dalam food grade memang sudah tersedia. Hanya saja, harganya cenderung jauh lebih mahal. Hal inilah yang membuat sebagian produsen makanan memilih untuk memakai bahan pupuk urea atau ZA biasa yang sayangnya justru bisa berbahaya bagi kesehatan. Bagaimana tidak, dosis dari penggunaan pupuk urea yang bukan food grade ini bisa saja melebihi batas aman dan jika dikonsumsi bisa memicu masalah kesehatan layaknya diare, muntah-muntah, iritasi, dan sesak nafas.

Kini, pihak kepolisian tinggal menunggu hasil uji laboratorium dari BPOM untuk mengetahui apakah memang penggunaan urea pada pabrik nata de coco ini memang berbahaya atau tidak.