Hati-Hati, Tidur Dengan Mulut Terbuka Ternyata Mempengaruhi Kesehatan Gigi

DokterSehat.Com – Waktu tidur adalah waktu dimana kita mengistirahatkan seluruh tubuh dan memberikan kesempatan tubuh untuk melakukan detoksifikasi. Sayangnya, kadang kala kita tidak beristirahat dengan posisi atau cara yang benar sehingga bukannya mendapatkan waktu istirahat yang benar, kita justru mendapati beberapa bagian tubuh kita mengalami kerusakan. Salah satu bagian tubuh yang mengalami resiko kerusakan jika kita tidak tidur dengan benar adalah gigi. Bagaimana hal ini bisa terjadi?



Sebuah hasil penelitian pada Journal Rehabilitaion Oral menyebutkan bahwa enamel gigi memiliki resiko terkena pengikisan jika kita tertidur dengan mulut terbuka. Padahal, seringkali kita tertidur tanpa menyadari apakah mulut kita berada dalam posisi terbuka atau tidak. Dengan posisi mulut terbuka, kita akan membuat mulut ikut berperan melakukan pernafasan dan pada akhirnya mengurangi produksi dari air liur di dalam rongga mulut dan pada akhirnya meningkatkan tingkat keasaman mulut mengingat bakteri yang menghaliskan asam tidak lagi bisa dibinasakan oleh air liur yang minimal.

Penelitian ini dilakukan dengan partisipan yang tertidur dengan bernafas melalui mulut terbuka dan mereka yang tertidur dengan mulut tertutup. Hasilnya adalah, mereka yang tertidur dengan mulut tertutup akan memiliki kadar keasaman yang netral dengan angka 7,7. Sementara itu, mereka yang tertidur dengan mulut terbuka justru memilkiki angka keasaman rata-rata 6,6 atau sangat tinggi. Bahkan beberapa partisipan memiliki kadar pH atau keasaman mencapai 3,6 yang berarti sangat tinggi.

Dengan mulut yang sangat asam, maka enamel gigi pun beresiko mengalami pengikisan dengan signifikan. Resiko pengikisan ini bahkan setara dengan jika kita mengkonsumsi minuman bersoda atau jus jeruk sesaat sebelum kita tidur. Selain pengikisan enamel gigi, gigi juga beresiko terkena erosi, munculnya karies, hingga pembusukan yang tentu saja sangat berbahaya. Hal ini berarti ada baiknya kita mulai membiasakan untuk menutup mulut kita saat tidur jika kita menyadari kita telah membuka mulut kita tanpa sadar sehingga resiko terkena masalah pada gigi pun bisa kita minimalisir.

Baca Juga:  Normalkah Anak Berjalan Jinjit?