Hati-hati Terhadap Gejala Lain Dehidrasi

DokterSehat.Com – Kita mungkin sudah sering mengucapkan kata dehidrasi. Haus sedikit saja kita sering berkelakar demikian. Istilah dehidrasi memang sudah tidak asing lagi. Dehidrasi berarti kekurangan cairan tubuh karena jumlah cairan yang keluar lebih banyak daripada jumlah cairan yang masuk. Dan ini bisa menyerah siapa saja, dari anak kecil hingga orang tua. Hanya saja dehidrasi kerap dianggap sebagai masalah sepele.

9

Gejala umum yang dapat dirasakan oleh seseorang yang mengalami dehidrasi biasanya berupa timbulnya rasa haus yang terus menerus. Tapi taukah Anda jika dehidrasi juga menimbulkan gejala lain yang terkadang sulit dideteksi tubuh?

Dehidrasi ringan hingga sedang sering ditandai dengan mulut kering dan lengket serta rasa kantuk yang datang di siang hari. Jumlah urin berkurang dan tubuh akan sering terasa lelah. Tak hanya itu, dehidrasi dapat menyebabkan tekanan darah rendah sehingga seringkali menyebabkan pusing pada penderitanya.

Tidak selalu akibat kurangnya asupan air ke dalam tubuh, dehidrasi juga dapat terjadi akibat keringat yang berlebihan, cuaca panas, aktifitas fisik yang berat, diare, hingga penggunaan obat yang menyebabkan seringnya proses pengeluaran urin.

Air yang harus Anda beri kepada tubuh, tak harus selalu dalam bentuk minuman. Kebutuhan cairan tersebut juga dapat Anda hasilkan dari makanan yang mengandung air, karena makanan tersebut dapat menyumbang sekitar 300 mililiter cairan pada tubuh.

Faktanya, orang dewasa dengan usia 25-55 tahun selalu membutuhkan 35 miliiter air per kilogram berat badan setiap harinya. Misalkan orang tersebut berusia 30 tahun dengan berat badan 60 kg, maka orang tersebut membutuhkan kurang lebih 2100 mililiter air atau setara dengan 8-10 gelas air.