Hati-hati Putus Cinta Bisa Mengancam Keselamatan

DokterSehat.Com – Sayangnya, tidak seorangpun juga yang berkuasa menentukan bagaimana ia harus putus dengan kekasihnya. Meski selalu ingin pisah baik-baik, namun ada kalanya hal semacam itu tak terjadi. Bagi mereka yang pernah mengalami patah hati atau kehilangan seseorang yang sangat dicintainya tentu sangat paham dengan kondisi seperti ini. Namun di sisi lain putus cinta itu lebih berpotensi mengancam keselamatan hidup seseorang. Pasalnya, dari sejumlah hasil penelitian bahaya putus cinta itu lebih besar membuat seseorang mengalami gangguan kejiwaan. Dalam artian seseorang sangat berpotensi mengalami gangguan jiwa setelah putus cinta di banding saat mereka kehilangan pekerjaan atau masalah lain dalam hidupnya.

doktersehat-patah-hati-cinta

Bahaya patah hati disebut para pakar kesehatan itu bisa menimpa siapa saja, tidak peduli usia dan jenis kelamin. Namun bahaya yang ditimbulkan saat seseorang putus cinta, itu lebih berpotensi terjadi pada wanita. Pasalnya, sisi emosional wanita yang sangat kuat ketimbang sisi pemikirannya akan sangat mempengaruhi kelanjutan hidupnya setelah putus.

Dalam artian wanita lebih berpotensi berada dalam kondisi yang berbahaya setelah kehilangan cinta. Hal tersebut terjadi karena perasaan kehilangan akan mendorong wanita untuk rela melakukan apa saja agar ia bisa mengalihkan rasa sakit hatinya setelah putus. Mulai dari sekedar curhat atau melakukan aksi nekat untuk melukai dirinya atau mantan kekasihnya. Terlebih jika ia sudah melakukan banyak hal selama masa pacaran seperti berhubungan intim layaknya pasangan suami istri.

Putus cinta faktanya mampu menyerang titik psikologis seseorang, dimana saat psikologis mulai terganggu maka gangguan tersebut biasanya akan menyebabkan bahaya pada tubuh. Stres yang berkepanjangan, frustasi sampai depresi biasanya mampu membuat seorang wanita tidak lagi memperhatikan kesehatannya.

Baca Juga:  Makanan Sehat Pencegah Ubanan Dini

Ladies, jika Anda ingin merasakan cinta jangan pernah persulit fase romansa Anda. Tapi ingat, jangan terlalu bodoh untuk memberikan hak-hak yang belum saatnya Anda berikan. Mungkin memang menyenangkan tapi kesenangan itu tidak akan pernah bertahan lama.

BACA JUGA : Waspada 8 Penyakit Menular Pada Balita