Hati-hati, pembekuan darah bisa berbahaya!

DokterSehat.Com – Pembekuan darah adalah proses alami yang mengizinkan darah membentuk gumpalan sel darah dan fibrin untuk menghentikan pendarahan ketika pembuluh darah sobek atau rusak. Jika tubuh tidak memiliki kemampuan untuk membekukan darah, mereka yang memiliki luka kecil pun akan mati kerena pendarahan.



Akan tetapi, ketika gumpalan darah (thrombus) terbentuk di pembuluh arteri dapat menghambat aliran darah menuju otot jantung atau otak sehingga memicu serangan jantung atau stroke. Atau, ketika darah terlalu lama berada di dalam bilik jantung (terjadi pada kondisi jantung tertentu), gumpalan dapat terbentuk, dan bagian dari gumpalan darah tersebut akan terpompa melalui aliran darah serta menyumbat pada salah satu organ atau arteri, memotong suplai darah dari titik ini. Penyumbatan ini disebut embolus.

Ada banyak kondisi lain yang berhubungan dengan pembekuan darah, sebagai contoh :

1. Pembekuan darah koroner yang melibatkan pembekuan darah pada arteri koroner menyebabkan serangan jantung.

2. Pembekuan darah pada pembuluh dalam akan membuat pembekuan darah di pembuluh kaki.

3. Pembekuan darah pada embolus paru-paru akan membuat pembekuan darah di arteri paru-paru.

 4. Kemacetan pada pembuluh darah retina akan membuat pembekuan darah pada pembuluh mata .

Gejala pembekuan darah didasarkan pada dimana bekuan darah terdapat :

1. Pada paru-paru, gejalanya adalah sakit dada yang tajam, detak jantung yang cepat, batuk yang diwarnai darah, napas pendek dan demam ringan.

2. Pada lengan atau kaki, gejalanya adalah gangguan penglihatan, lemah, penurunan cara berbicara, pembengkakan dan sedikit warna kebiruan. Jika terdapat di pembuluh darah, akan menyebabkan pembengkakan dan lebam.

3. Pada otak, gejalanya adalah gangguan penglihatan, lemah, penurunan cara berbicara, menyebabkan stroke atau kejadian ketidak cukupan suplai darah ke otak untuk sementara waktu.

Baca Juga:  Obat Sakit Gigi Untuk Ibu Hamil

 4. Jantung, gejalanya adalah rasa sakit pada dada karena serangan jantung. Bekuan darah terbentuk pada jantung juga dapat terbawa menuju organ lain atau arteri tubuh. Kondisi yang dapat menyebabkan bekuan darah yang terbentuk di dalam jantung antara lain gangguan pada katup jantung, serangan jantung sebelumnya, atrial fibrillation dan kegagalan jantung. Perut, gejalanya adalah sakit yang parah pada area bagian perut, muntah dan/atau diare.

Anda harus mulai waspada terhadap kemungkinan pembekuan darah yang berbahaya ketika mengalami hal-hal berikut ini :

1. Saat tubuh Anda terasa sakit dan berolahraga tidak bisa menghilangkannya. Saat berolahraga, sakitnya semakin terasa.

2. Saat terjadi pembekuan darah atau pembuluh darah yang tersumbat, biasanya bagian tubuh tersebut akan membengkak.

3. Jika Anda sering mengalami kram kaki saat malam hari.

4. Jika kaki Anda mulai berubah warna menjadi putih dan biru.

5. Jika daerah yang membengkak tersebut terasa panas dan hangat saat Anda menyentuhnya.

Jika mendapati tanda-tanda di atas, ada baiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.