Hati-Hati, Konsumsi Daging Bisa Meningkatkan Resiko Kanker

DokterSehat.Com – Daging adalah salah satu makanan yang baik bagi tubuh. Kandungan proteinnya yang tinggi akan sangat baik dalam memberikan energi yang dibutuhkan tubuh. Selain kandungannya yang baik, daging juga kerap dianggap sebagai makanan yang memiliki rasa sangat enak dan berharga mahal. Memang, ada beberapa orang yang memilih untuk tidak mengkonsumsi daging apapun selama hidupnya dan menjadi vegetarian, namun, daging tetaplah menjadi salah satu makanan favorit bagi banyak orang. Daging bisa kita temui dari hewan-hewan layaknya sapi, kambing, ayam, dan beberapa hewan lainnya. Pengolahan daging pun bermacam-macam. Ada yang langsung digoreng atau dibakar, ada juga yang dijadikan sebagai campuran bahan makanan lainnya. Sayangnya, dibalik kepopuleran bahan makanan hewani ini, ada bahaya kesehatan yang mengancam jika kita terlalu banyak memakan daging.

doktersehat-sarapan-keju-daging

Tahukah anda, konsumsi daging ternyata bisa menambah resiko tubuh kita untuk mendapatkan penyakit kanker. Bertambahnya resiko ini berasal dari cara memasak daging yang kurang baik dimana banyak dari kita yang memasak daging dengan dibakar atau digoreng karena rasanya akan sangat lezat. Panas yang dihasilkan dari cara menggoreng atau membakar daging secara langsung ternyata bisa mengubah kandungan di dalam daging layaknya gula atau asam amino menjadi senyawa yang bisa menyebabkan resiko kanker bertambah.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Norwegian Institute of Public Health dilakukan pada tikus percobaan dengan cara membiarkan tikus tersebut mengkonsumsi makanan yang terlalu matang. Setelah beberapa waktu, tikus percobaan tersebut mengalami peningkatan resiko mendapatkan tumor dan kanker dari 31 persen hingga 80 persen. Peningkatan ini tentu sangat signifikan bukan?

Melihat adanya resiko akan hal ini, kita tentu harus mempertimbangkan ulang untuk sering-sering mengkonsumsi daging yang dimasak atau dibakar, apalagi jika daging tersebut dimasak terlalu matang. Daging memang sangat dibutuhkan untuk tubuh. Namun, ada baiknya kita juga mengimbanginya dengan asupan protein lain yang jauh lebih sehat dan tidak beresiko memberikan penyakit kanker.