Hati-hati Komputer Dan Laptop Sebabkan Katarak

DokterSehat.Com – Kebiasaan berlama-lama di depan monitor Laptop maupun PC pasti akan membuat mata lelah dan kepala pening. Entah itu untuk bekerja atau melakukan hal lain seperti bermain game dan browsing, atau bekerja keras mengejar deadline.

2264352319_be3beb393a_b

Efeknya terkadang kita sedikit kesulitan untuk memfokuskan objek pandang, dan sebagainya. Hal ini tentunya diakibatkan pancaran radiasi monitor yang terlalu lama saat kita bekerja. Bahkan gangguan seperti mata kering yang membuat mata terasa perih juga mengancam.

Katarak tidak pandang usia

Tak hanya keturunan, kontak langsung mata dengan sumber cahaya yang mengandung radiasi, ultraviolet, inframerah dan gelombang mikro pun ternyata cukup berpengaruh. Tak mengherankan, bila di usia 30-40 an, katarak bisa menghampiri. Apa gejalanya?

Penglihatan memburam, kabur dan berkabut. Lensa mata semakin keruh dan cahaya tak bisa mencapai retina. Maka dari itu, Anda perlu tahu fakta berjam-jam di depan komputer yang bisa menyebabkan akomodasi mata semakin melemah dan berujung katarak.

Faktor buruk computer dan solusinya

• Brightness layar
Fakta : Kecerahan tidak tepat menyebabkan mata bekerja lebih keras dan lelah.

Solusi : Kecerahan yang tepat berbeda pada setiap orang. Pastikan setting brightness layar Anda nyaman untuk mata.

Hindari terlalu terang yang membuat silau, atau gelap hingga kesulitan membaca tulisan atau melihat gambar.

• Penerangan ruangan

Fakta : Pemakaian komputer di ruangan gelap atau terlalu terang menyebabkan ketegangan mata.

Solusi : Pastikan ruangan cukup cahaya. Gunakan kombinasi lampu meja yang aman dari radiasi UV dan IR seperti lampu meja RAMUN amuleto. Tiap komponennya lulus prosedur Restriction Uni Eropa Hazardous Substances (RoHS) dan dinyatakan aman untuk mata oleh World-Renowned University Hospital. RAMUN amuleto juga dilengkapi kontrol pencahayaan hingga 51 level yang bisa diatur sesuai penggunaan.

Baca Juga:  Ablasio, Penyakit Pada Mata

• Monitor
Fakta : Jarak mata dan monitor terlalu dekat, jenis monitor dan komponen tak tepat menjadikan otot mata semakin lemah.

Solusi : Beri jarak 30 cm antara monitor dan mata. Hindari monitor LCD yang mengandung radiasi lebih besar dibanding LED. Pastikan komponen seperti VGA berkualitas agar hasil gambar lebih tajam dan jelas.

• Posisi laptop dan tubuh
Fakta : Letak komputer terlalu tinggi menyebabkan mata silau dan tubuh pegal.

Solusi : Hindari menggunakan komputer atau laptop sambil berbaring. Pastikan letak monitor sejajar dengan mata dan posisi tubuh tetap tegak. Sesuaikan pula tinggi meja & kursi dengan komputer.

• Kondisi mata
Fakta: Terlalu lama menatap layar, mata akan jarang berkedip. Akibatnya mata kering dan pedih.

Solusi: Lakukan senam mata setiap 30 menit. Seringlah berkedip, melihat benda jauh dan menggerakkan bola mata. Hindari menggunakan laptop saat bergerak (dalam mobil). Tetes obat mata agar lebih lembab.