Hati-Hati, Jika Kondisi Semangka Sudah Seperti Ini, Sebaiknya Jangan Dimakan

DokterSehat.Com– Anda termasuk dalam orang yang suka dengan semangka atau tidak? Buah yang memiliki daging berwarna merah atau kuning ini bisa memberikan sensasi manis dan segar saat dimakan sehingga cocok untuk dikonsumsi di tempat dengan iklim panas seperti Indonesia. Tak hanya itu, semangka juga dikenal luas kaya akan berbagai nutrisi menyehatkan seperti antioksidan, serat, vitamin, dan nutrisi lainnya.

doktersehat-semangka

Buah yang bisa membuat kita terhindar dari masalah dehidrasi ini mampu membantu tubuh membersihkan berbagai racun. Bahkan, biji semangka yang kerap kita buang disebut-sebut juga bisa mengobati beberapa jenis penyakit, termasuk kanker, hipertensi, aterosklerosis, dan lain sebagainya.

Hanya saja, ada baiknya kita tidak sembarangan dalam memilih buah semangka. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa jika kita membelah buah semangka menjadi dua dan melihat daging ini sudah retak atau berlubang dengan ukuran cukup besar di sekitar bagian tengah, maka ada baiknya kita segera membuangnya dan tidak mengkonsumsinya. Hal ini disebabkan oleh adanya kemungkinan bahwa semangka ini diproduksi dengan cara yang tidak alami.

Ada sebagian petani semangka yang ternyata memakai pupuk dengan dosis yang tinggi dengan tujuan membuat semangka membesar dalam waktu yang singkat. Semakin banyak pupuk yang dipakai, semakin besar pula rongga atau retakan pada daging buah semangka. Hal ini disebabkan oleh semangka yang terus membesar tanpa diimbangi dengan pertambahan ukuran daging buah semangka sehingga membuat bagian dalamnya berongga.

Jika kita mengkonsumsi residu pupuk dengan berlebihan, resiko untuk terkena beberapa gangguan neurologis atau tumor juga akan meningkat. Karena alasan inilah ada baiknya kita tidak mengkonsumsi semangka dengan kondisi daging yang retak ini dan membuangnya saja.