Hati-hati, Jangan Asal Mengonsumsi Vitamin Untuk Mencegah Penyakit Jantung

doktersehat-serangan-jantung-tes-darah-bahaya

DokterSehat.Com– Mengonsumsi vitamin merupakan hal yang menyehatkan. Selain untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan meningkatkan sistem & fungsi organ tubuh, vitamin juga dianggap mampu mencegah penyakit. Namun untuk pencegahan penyakit jantung, asupan vitaminnya tidak boleh sembarangan.

Berbagai penelitian terdahulu memang menganjurkan konsumsi beberapa jenis vitamin yang mampu mencegah penyakit jantung.

Harvard Health Publishing menyebutkan bahwa vitamin C, E, beta karoten dan vitamin B kompleks mampu mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Selain itu asupan vitamin D yang rendah memiliki hubungan dengan terjadinya penyakit jantung.

Meskipun risiko penyakit jantung dapat dikurangi dengan asupan vitamin, namun hal itu tidak berlaku jika faktor risiko terjadinya penyakit jantung, seperti pengaturan makan yang buruk, merokok dan kolesterol tubuh serta gula darah tubuh yang tinggi tidak dikontrol.

Menurut Rekha Mankad, pakar kesehatan dari Mayo Clinic, beberapa studi skala besar tidak menunujukkan manfaat asupan vitamin C dan E yang mampu mencegah terjadinya penyakit jantung.

American Heart Association juga menyebutkan bahwa asupan vitamin dari suplemen tidak dianjurkan untuk mencegah terjadinya penyakit jantung. Penggunaan suplemen dianggap tidak membantu dan beberapa jenis vitamin malah memperparah kondisi jantung. Misalnya saja asupan vitamin E dari suplemen yang justru meningkatkan risiko serangan jantung dan terjadinya stroke hemoragik.

Untuk itu Harvard Health Publishing menganjurkan jika kita ingin mengonsumsi vitamin yang mampu mencegah penyakit jantung, maka kita dianjurkan untuk mengonsumsinya dari bahan makanan segar.

Selain lebih mudah diserap tubuh, asupan vitamin yang berasal dari buah dan sayur akan beriringan dengan asupan serat ke dalam tubuh. Serat telah terbukti mampu mengontrol kadar kolesterol dan gula darah tubuh yang tentu juga akan mendukung pencegahan terjadinya penyakit jantung.

Beberapa contoh bahan makanan yang kaya vitamin C, E, B kompleks dan vitamin D adalah buah-buahan berwarna oranye kemarahan, kacang-kacangan, daging segar dan susu.

Jadi tidak perlu suplemen, cukup konsumsi vitamin dari bahan makanan segar saja ya.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik