informasi kesehatan


Hati-Hati Gangguan Haid Pada Wanita

Hati-Hati Gangguan Haid Pada Wanita

            

Doktersehat.com - Ada umumnya setiap perempuan akan mengalami haid atau menstruasi. Haid yang pertama kali (menarche) pada usia 10 – 14 tahun, selanjutnya akan dialami seorang perempuan sampai menopause pada usia 50-an tahun. Dalam periode waktu tersebut, mulai dari menarche sampai menopause, seseorang dapat mengalami gangguan haid atau dalam terminologi medis saat ini disebut sebagai perdarahan uterus abnormal.

Gangguan haid seringkali terjadi pada sebagian wanita. Haid bisa datang dua kali dalam sebulan, namun di bulan-bulan berikutnya tidak haid.Dapat juga haid normal namun menderita sakit yang luar biasa. Padahal seharusnya haid datang tanpa mengganggu.

Haid adalah darah kotor dan selaput lendir rongga rahim yang terlepas dengan sendirinya akibat perubahan kadar hormon estrogen dan progesterone, yang akan keluar dari rahim melalui liang vagina. Selaput lendir yang lepas tersebut akan diubah oleh zat yang terkandung di dalamnya menjadi lendir. Pembuluh darah di bagian dasarpun akan terkelupas sehingga terbuka, dan darah mengalir ke luar. Kadang-kadang karena sesuatu, selaput lendir belum sempurna menjadi lendir karena misalnya selaput lendir yang terlalu tebal, sehingga darah haid yang keluar akan bergumpal-gumpal. Setelah haid selesai, akan tumbuh selaput lendir baru yang akan terus berkembang hingga mencapai tingkat ketebalan tertentu. Haid akan berlangsung selama beberapa hari, berhenti selama beberapa minggu, dan kembali lagi seterusnya sampai wanita mengalami menopause.

Siklus haid yang normal adalah jika seorang wanita memiliki jarak haid yang setiap bulannya relatif tetap yaitu selama 28 hari. Jika meleset pun, perbedaan waktunya juga tidak terlalu jauh berbeda, tetap pada kisaran 20 hingga 35 hari , dihitung dari hari pertama haid sampai bulan beriutnya. Lama haid dilihat dari dasah keluar sampai bersih, antara 2 – 10 hari. Darah yang keluar dalam waktu sehari belum dapat dikatakan sebagai haid. Namun bila telah lebih dari 10 hari, dapat dikategorikan sebagai ganguan. Jumlah darah haid yang lkeluar perhari adlah 60 – 80 cc, atau tidak lebih dari 5 pembalut yang terisi penuh.

Ketidakteraturan siklus haid disebabkan karena gangguan hormon dalam tubuh. Atau bisa juga terjadi karena penyakit di dalam organ reproduksi, contohnya tumor rahim, tumor di indung telur. Selain itu gangguan haid disebabkan juga karena faktor lainnya seperti stres, kelelahan,dan penggunaan kontrasepsi.

Tingkat kesuburan seorang wanita dapat dilihat dari ada tidaknya produksi sel telur dalam tubuh. Seorang wanita dikatakan subur jika ia mampu memproduksi sel telur sebulan sekali, mematangkan telur, dan mengeluarkan telur yang masih setengah matang dari indung telur. Pematangan sel telur dan keluarnya sel telur dari indungnya merupakan kerjasama dari otak, indung telur, dan kelenjar buntu di otak yang disebut sebagai hipofisis. Hipofisis mengeluarkan hormone gonadoptropin yang terdiri dari hormon FSH (follicle stimulating hormone) dan LH (luteinizing hormone). Hormon FSH memiliki fungsi mempercepat pematangan telur, sedangkan LH menyempurnakan proses pematangan telur hingga dapat mendekati permukaan indung telur untuk dilepas. Jika tidak terjadi pembuahan dalam waktu 24 jam, sel telur ini akan mati.

Setiap gangguan pada hormon FSH dan LH tidak akan menyebabkan terbentuknya sel telur. Jika demikian, hormon estrogen dan progesteron juga tidak akan terbentuk sebagaimana seperti seharusnya.

Siklus haid yang tidak teratur kebanyakan terjadi akibat faktor hormonal. Seorang wanita yang memiliki hormon estrogen dan progesterone secara berlebihan memungkinkan terjadinya haid dalam waktu yang lebih cepat. Jika gangguan haid dikarenakan oleh faktor hormonal, maka dapat dipastikan wanita tersebut mengalami gangguan kesuburan. Dan dapat diatasi dengan suntikan untuk mempercepat pematangan sel telur.

 Gangguan haid karena penyebab kelainan nonorgan, diantaranya koagulopati, yaitu adanya gangguan fungsi pembekuan darah, yang menyebabkan darah sulit membeku. Yang paling sering adalah penyakit Von Willebrand. Ada juga disfungsi ovulasi, yaitu gangguan kesuburan yang dapat menyebabkan gangguan hormon sehingga menyebabkan terjadinya perdarahan dalam jumlah yang bervariasi dan dapat terjadi setiap saat. Manifestasi kelain-an ini dapat berupa haid yang jarang, perdarahan ringan (flek-flek) maupun perdarahan yang banyak. Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan adanya gangguan ovulasi atau kesuburan adalah: stress fisik/psikis yang berat, sindroma ovarium polikistik, obesitas, hiper/hipotiroid, anoreksia. ”Penyebab lainnya adalah kelainan endometrium, yang terjadi pada lapisan dalam rahim yang bersifat lokal. Umumnya terjadi pada siklus menstruasi yang normal. Kelainan ini disebabkan antara lain: infeksi, kelainan hemostasis lokal. Dan yang terakhir adalah kelainan yang disebabkan karena penggunaan obat-obatan seperti penggunaan kontrasepsi hormonal, penggunaan IUD (spiral).

Penggunaan hormon serta alat medis dapat menyebabkan adanya gangguan terhadap endometrium, gangguan hemostasis local, serta dapat mengganggu terjadinya ovulasi,” terangnya. Gangguan haid disebabkan oleh keadaan yang bervariasi, dapat disebabkan oleh kelainan yang bersifat ringan sampai dengan kelainan yang serius seperti kanker, sehingga jika seorang perempuan mendapatkan gangguan haid sebaiknya segera berkonsultasi pada pihakpihak yang berkompeten, sehingga segera diketahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Sumber : dechahare.com

pf button both Hati Hati Gangguan Haid Pada Wanita


 
                     

 

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

354 Responses to “Hati-Hati Gangguan Haid Pada Wanita”

  1. Dewi says:

    Mlm dok, sy dewi usia sy 28 thn, sya sudah mempunyai 2 anak, sekarang usia anak sya yg ke 2 6bln, paska melahirkan sya mengalami haid pertama pd saat anak sy usia 4bln, tp dlm 2 bln ini sya tidak mengalami haid lg. Sudah saya periksa tespen hasilnya negatif sya menyusui. Apakah y???????G???? saya alami sekarang apakah berbahaya? Mohon jelaskan y dok. Trims

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  2. eva says:

    Siang dok,nama sy eva umr sy 23thn..sy mau tny dok,shrsnya minggu” ini sy sudh hlgn tp kx ni blm y dok? Klo bleh tau ????d????? pa y dok? Apakah sy hamil? Soalny blm prnh berhbgn suami istri krna sy msh single n blm prnh melakukan itu?
    Mhon dok blznnya.trma ksih

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Stress, diet, kelelahan, obat termasuk kontrasepsi, berat badan yg berubah drastis bisa mempengaruhi gangguan mens. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  3. Gesa yunistri says:

    Siang dok sya gesa umur sy 27thn dok sy mau tanya slma 7thn ini kan sy blm d karunia ktrunan,dan yg sy ingin tanya kan suami sy kan prnh d oprsi kantung sprma krna ada gangguan orchitis,,,
    apa orchitis itu mmng tdk bs membrikan sperma yg baik shngga sy blm dpt hmil jg,trmksh dok

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    • dr. Vanny Bernadus says:

      Dalam hal ini perlu dilakukan pemeriksaan pada anda dan suami. Kondisi rahim yg sehat dan sperma yg sehat barulah bisa hamil. Bila ada riwayat demikian pada pasangan anda, memang bisa mengganggu bila tidak diterapi secara tuntas. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0